Bertumbangan di Babak Penyisihan

992
ADU CEPAT: Salah satu joki terjungkal dari kuda saat berlaga di Lapangan Pacuan Kuda Gentan, Sukoharjo, kemarin. (ARIEF BUDIMAN/RASO)
ADU CEPAT: Salah satu joki terjungkal dari kuda saat berlaga di Lapangan Pacuan Kuda Gentan, Sukoharjo, kemarin. (ARIEF BUDIMAN/RASO)
ADU CEPAT: Salah satu joki terjungkal dari kuda saat berlaga di Lapangan Pacuan Kuda Gentan, Sukoharjo, kemarin. (ARIEF BUDIMAN/RASO)
ADU CEPAT: Salah satu joki terjungkal dari kuda saat berlaga di Lapangan Pacuan Kuda Gentan, Sukoharjo, kemarin. (ARIEF BUDIMAN/RASO)

SUKOHARJO – Puluhan Kuda bersaing memperebutkan piala paling bergengsi se-Jawa Bali dalam sebuah kejuaraan bertajuk ”Mataram Sandel Cup”. Pada penyisihan di Lapangan Pacuan Kuda Gentan, Sukoharjo kemarin (13/2) sudah berlangsung sengit. Tidak sedikit joki kuda yang terjungkal.

Kejuaraan yang digelar kali pertama ini mempertandingkan kuda-kuda sandel dari berbagai kota, mulai Jawa Timur (Jatim), Jawa Tengah (Jateng), Jawa Barat (Jabar) hingga Bali. Kejuaraan ini berbeda dengan kelas lain. Bukan hanya memperlihatkan saling adu cepat hingga garis finish. Ada sisi menarik lainnya yang terselip di antara kuda-kuda ini. Hal ini penamaan kuda tersebut.

Seperti contoh ada kuda bernama ”Cinta” asal Demak milik Agus dari Gudangjati Stable. Ada cinta ternyata adapula rindu. Ya kuda bernama ”Ridu” ternyata ada dan itu milik Romli asal Prambanan. Nama nyentrik untuk sang kuda lainnya adalah ”Mbeling” asal Blitar dari Sriwing-sriwing Stable.