Harus Berpenampilan Modis

605

Awalnya dia tak punya niat untuk benar-benar terjun di dunia ritel. Tapi akhirnya mendalami dan belajar seirus tentang dunia ritel. Diah merasa enjoy dengan karir yang telah dijalani selama 6 tahun di Lampung. Hingga akhirnya dia memutuskan untuk hijrah ke Solo sejak Maret 2015 lalu.

”Pengalaman inilah yang membuat saya merasa nyaman berkarir di dunia ritel hingga sekarang. Selama berkarir saya tak pernah mengukur dari berapa salary yang saya terima. Tapi paling tidak banyak pelajaran berharga yang saya dapatkan. Diantaranya bagaimana menghadapi komplain konsumen,” jelas perempuan kelahiran 24 September 1986 ini.

Selama berkarir Diah punya prinsip yang selalu dipegang. Yakni dia mengibaratkan bahwa ritel tempatnya bekerja sebagai tokonya sendiri. Sehingga dia dituntut agar barang yang ada di tokonya terjual dan disukai konsumen. Dan konsumen keesokan hari bersedia datang lagi.

”Pernah juga saya harus menghadapi konsumen yang ’nakal’. Yang rata-rata melihat ke arah fisik, tapi tak sampai kontak fisik. Misalnya, dulu pernah ada konsumen laki-laki yang memilih saya untuk mendampinginya ketika shopping. Tapi karena saya mencintai karir ini, saya bisa mengatasi kendala itu,” terangnya.

Guna beradaptasi di dunia yang baru, Diah punya prinsip open mind atau berpikir terbuka. Yakni tak melihat suatu masalah dari satu sisi. Dengan pedoman ritel is detail, mulai dari hal kecil hingga besar harus benar-benar detail atau teliti. (edy/un)