Kompeten, Bisa Jadi Atlet e-Sport

Penggemar Game Online Terus Bertambah

489
STRATEGI : Para gamers berkompetisi pada sebuah perlombaan di Semarang beberapa waktu lalu. Sejak ngetren puluhan tahun lalu, hingga kini game online tetap digemari. (Nurchamim/Jawa pos radar semarang)
STRATEGI : Para gamers berkompetisi pada sebuah perlombaan di Semarang beberapa waktu lalu. Sejak ngetren puluhan tahun lalu, hingga kini game online tetap digemari. (Nurchamim/Jawa pos radar semarang)
STRATEGI : Para gamers berkompetisi pada sebuah perlombaan di Semarang beberapa waktu lalu. Sejak ngetren puluhan tahun lalu, hingga kini game online tetap digemari. (Nurchamim/Jawa pos radar semarang)
STRATEGI : Para gamers berkompetisi pada sebuah perlombaan di Semarang beberapa waktu lalu. Sejak ngetren puluhan tahun lalu, hingga kini game online tetap digemari. (Nurchamim/Jawa pos radar semarang)

Keseruan dalam game online kini tak lagi sekedar hiburan dan pengisi waktu luang. Tumbuhnya jumlah gamer yang didukung perkembangan teknologi menjadikan sektor ini diseriusi sejumlah pihak. Para gamer kompeten pun digiring menjadi atlet e-sport.

Pecinta game online pasti tidak asing dengan Ragnarok maupun Dota. Ya, game yang mengutamakan strategi ini cukup populer, khususnya di awal tahun 2000 -an dimana game online mulai booming.

Belasan tahun berlalu, game online masih tetap digemari. Bahkan terus berkembang, baik dari peminat, jenis permainan hingga teknologi pendukungnya. Untuk Dota2 sendiri saja, di Indonesia ada 184 ribu gamers.