Daihatsu Perkuat Lini Terios

Pasar SUV Menggeliat

568

Ditambahkan, dengan harga yang hanya lebih mahal Rp 5 juta di atas varian R manual dan Rp 5 juta lebih murah dari Adventure, jelas membuat konsumen memiliki lebih banyak pilihan. “Jadi hanya menambah Rp 5 juta dari yang varian R standar, sudah mendapat Terios yang memiliki fitur-fitur tambahan yang lebih lengkap,” papar dia.

Ia meyakini, dengan hadirnya Terios Custom, penjualan SUV medium Daihatsu ini bisa di atas penjualan bulanan yang mencapai 1.200 unit per bulan. “Hadirnya Terios Custom saat ini merupakan peluang yang pas, di mana segmen SUV medium memang tengah naik penjualannya,” katanya.

Menurut Amelia, Daihatsu tidak ingin memiliki target untuk peringkat di penjualan otomotif nasional, tetapi lebih fokus pada pencapaian pangsa pasar 15 persen hingga akhir 2016.

Berdasarkan data Gaikindo, untuk penjualan wholesale, posisi Daihatsu di peringkat kedua saat ini sudah tergeser oleh Honda. Selama Januari 2016, Honda meraih penjualan 19.431 unit (pangsa pasar 22,9 persen), sedangkan Daihatsu 13.184 unit. Tetapi, kata Amelia, angka wholesale adalah angka penjualan dari pabrik ke diler, bukan penjualan riil ke konsumen. Sedangkan dari penjualan ritel yang langsung diterima konsumen akhir, Daihatsu tetap di peringkat kedua karena mencetak penjualan 14.505 unit atau pangsa pasar 17,5 persen, sedangkan Honda di peringkat ketiga dengan penjualan 13.288 unit (16,1 persen). “Dengan angka ini, stok kami menjadi sangat sehat. Bahkan, beberapa model cenderung kekurangan, sepert iAyla,” ujarnya. (bis/aro)