Kerja Bakti di Hari Peduli Sampah

622
GOTONG ROYONG: Kepala Kantor Pos Demak Ahmad Sulkin memimpin kerja bakti peduli lingkungan bebas sampah, kemarin. (Wahib pribadi/radar semarang)
GOTONG ROYONG: Kepala Kantor Pos Demak Ahmad Sulkin memimpin kerja bakti peduli lingkungan bebas sampah, kemarin. (Wahib pribadi/radar semarang)
GOTONG ROYONG: Kepala Kantor Pos Demak Ahmad Sulkin memimpin kerja bakti peduli lingkungan bebas sampah, kemarin. (Wahib pribadi/radar semarang)
GOTONG ROYONG: Kepala Kantor Pos Demak Ahmad Sulkin memimpin kerja bakti peduli lingkungan bebas sampah, kemarin. (Wahib pribadi/radar semarang)

DEMAK-Gerakan kerja bakti peduli lingkungan dengan membersihkan sampah terus dilaksanakan di berbagai tempat. Di Demak, Kantor Pos setempat mengawali gerakan tersebut dengan membersihkan sampah di lingkungan sekitar, tepatnya yang ada di jalan belakang kantor dan rumah tahanan (Rutan) Demak.

Sebanyak 90 karyawan, mitra dan siswa yang sedang magang kerja di Kantor Pos dikerahkan untuk turut berpartisipasi dalam membersihkan sampah organik maupun non organik tersebut. Kepala Kantor Pos Demak, Ahmad Sulkin mengungkapkan, sampah yang terkumpul langsung dibakar. Sedangkan, sampah yang menumpuk di tempat penampungan dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) dengan menggunakan dua truk dari Bidang Pertamanan dan Kebersihan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Pertambangan dan Energi (DPUPPE).

Menurutnya, upaya pembersihan sampah tersebut merupakan bagian dari program Pos Indonesia Bergerak. Gerakan tersebut dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh pada 21 Februari. “Kami bersihkan lingkungan dengan cara berperan menggantikan petugas kebersihan,” ujar Sulkin, di sela memimpin bersih-bersih sampah di lingkungan Kantor Pos Demak, kemarin (21/2).

Dia menambahkan, gerakan peduli sampah tersebut sekaligus untuk mempererat tali silaturahmi, kebersamaan dan rasa kekeluargaan antarpegawai. “Ini juga untuk mengampanyekan Hari Peduli Sampah agar masyarakat ikut peduli terhadap lingkungan yang bersih dari sampah serta menyongsong Indonesia bebas sampah pada 2020,” katanya. (hib/ton)