Sempat Minder, Kini Warungnya Jadi Langganan Pejabat

Afika Purwaningsih Sukses Tekuni Bisnis Kuliner

1006
MAKNYUS : Afika menunjukkan menu sop senerek iga sapi yang menjadi menu andalan rumah makannya. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
MAKNYUS : Afika menunjukkan menu sop senerek iga sapi yang menjadi menu andalan rumah makannya. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
MAKNYUS : Afika menunjukkan menu sop senerek iga sapi yang menjadi menu andalan rumah makannya. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
MAKNYUS : Afika menunjukkan menu sop senerek iga sapi yang menjadi menu andalan rumah makannya. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

Awalnya hanya coba-coba, setelah diseriusi ternyata hasilnya cukup menjanjikan. Itulah pengalaman Afika Purwaningsih yang menekuni bisnis kuliner. Seperti apa?

PUPUT PUSPITASARI, Mungkid

Rumah makan Sop Senerek Iga Sapi Banar tak pernah sepi. Pengunjungnya silih berganti. Ada yang mampir usai berwisata di Candi Borobudur, ada juga yang memang merindukan masakan sop senerek iga sapi ala Afika Purwaningsih itu.

Afika merintis usahanya 4 tahun lalu. Awalnya dibantu 2 karyawan, sekarang ada 9 yang ikut bekerja dengan dia. “Awalnya jenuh di rumah terus, anak-anak sekolah, suami kerja, saya mau ngapain? Akhirnya coba-coba masak sop senerek iga sapi,” kata Afika.

Sekali mencoba, Afika langsung mendapatkan rasa yang pas di lidahnya. Kemudian dia nekat membuka warung makan bermodal Rp 25 juta. Sudah termasuk sewa tempat dan membeli peralatan dapur serta pernak-pernik warung makan.