Antisipasi Penyusup ISIS, Paspor Calon Haji Diperketat

533

“Pada Januari kami sudah lakukan sosialisasi kepada semua jamaah di wilayah eks karesidenan Kedu dan Banyumas,” katanya.

Sehingga, kata Agus, potensi adanya penyusup anggota ISIS yang ikut dalam proses pembuatan paspor sangat kecil. “Semua proses sesuai prosedur yang sudah ditetapkan Kemenkum dan HAM.”

Kepala Seksi Informasi dan Sarana Komunikasi Kantor Imigrasi Wonosobo Wahyu Arianto menambahkan, proses pembuatan paspor calon haji di kantornya, dilakukan lebih awal dibanding wilayah lain. Tujuannya, selain bagian dari cepatnya pelayanan, juga untuk memudahkan pengurusan dokumen lain. Dengan proses lebih awal, diharapkan akan mempermudah layanan calon haji untuk mendapatkan identitas paspor.

Per hari, klaim Wahyu, pihaknya bisa melayani hingga 300 calon jamaah haji. Sehingga pada delapan belas hari ke depan, diharapkan proses layanan pembuatan paspor haji sudah selesai. “Hari ini (kemarin), hari pertama untuk pelayanan pembuatan paspor calon jamaah haji tahun ini,” pungkasnya. (ali/isk)