Gerindra Bergeming Oposisi

529

Dalam tubuh PPP masih terjadi dualisme antara kubu Djan Faridz dan kubu Romi. Meskipun dalam perkembangannya Kemenkumham mengembalikan SK Muktamar Bandung 2011. Bagaimana mungkin sebuah koalisi akan berjalan secara baik jika internal partai yang mengusung terjebak dalam perpecahan?. Belum lagi partai anggota lain seperti PAN yang sangat realistis dengan memeberi dukungannya kepada pemerintah meski menyatakan tidak keluar dari KMP. Kabar mengemuka hadirnya PAN sebagai partai pemerintah akan disambut dengan diambilnya kader partai di-reshuffle kabinet jilid dua mendatang. Sedangkan PKS satu-satunya yang masih setia di koalisi merah putih.

Kemenangan KIH pada pemilu presiden 2014 silam dengan terpilihnya Jokowi sebagai presiden RI ke-7 merupakan pukulan telak bagi partai anggota KMP. Pasca pilpres, keharmonisan KMP masih sempat terlihat. Dibuktikan dengan hadirnya revisi UU MD3 (MPR, DPR, DPD) dan UU Pilkada. Setahun setengah berselang iming-iming untuk bergabung bersama pemerintah adalah tindakan yang realistis. Mengingat menjadi partai oposisi adalah pekerjaan yang berat. Tidak adanya fasilitas negara adalah poin utama kesulitan oposisi.

KMP pada mulanya kuat karena dukungan partai Golkar. Dalam perjalanannya partai pohon Beringin terpecah menjadi dua kubu, Aburizal Bakrie dan kubu Agung Laksosno. Meski MA telah menyatakan partai Golkar akhirnya ’milik’ Ical, toh tidak menyurutkan niat dirinya untuk membawa Golkar bernaung bersama pemerintah. Apalagi bukan hanya Golkar yang notabene partai besar dan mengalami gejolak internal, PPP juga mengalami nasib yang sama. Pecahnya partai pendukung ini memberikan pengaruh besar bagi robohnya koalisi oposisi yang telah tampak sekarang.

Bergeming Oposisi

Sewindu Gerindra, partai berlambangkan kepala Garuda emas ini makin percaya pada kekuatan sendiri. Hal ini ditegaskan oleh Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto dalam momentum peringatan hari ulang tahun Gerindra beberapa waktu kemarin. Gerindra menampakkan kepercayaan dirinya dan sama sekali tidak takut sebagai partai koalisi. Dalam banyak kesempatan kader Gerindra yang juga kerap tampil sebagai juru bicara partai, Fadli Zon selalu menyampaikan sikap partai yang tetap bergeming sebagai oposisi.