Jaga Harga Diri Bangsa dengan Cinta

776
MAULID NABI: Habib Muhammad Lutfi Bin Yahya saat menyampaikan tausiah kepada belasan ribu jamaah maulid di Lapangan Kliwonan Kelurahan Tambakaji Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang, Sabtu malam (20/2) kemarin. (IDA NOR LAYLA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MAULID NABI: Habib Muhammad Lutfi Bin Yahya saat menyampaikan tausiah kepada belasan ribu jamaah maulid di Lapangan Kliwonan Kelurahan Tambakaji Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang, Sabtu malam (20/2) kemarin. (IDA NOR LAYLA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MAULID NABI: Habib Muhammad Lutfi Bin Yahya saat menyampaikan tausiah kepada belasan ribu jamaah maulid di Lapangan Kliwonan Kelurahan Tambakaji Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang, Sabtu malam (20/2) kemarin. (IDA NOR LAYLA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MAULID NABI: Habib Muhammad Lutfi Bin Yahya saat menyampaikan tausiah kepada belasan ribu jamaah maulid di Lapangan Kliwonan Kelurahan Tambakaji Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang, Sabtu malam (20/2) kemarin. (IDA NOR LAYLA/JAWA POS RADAR SEMARANG)

NGALIYAN – Masyarakat Indonesia perlu meningkatkan rasa cintanya kepada bangsa dan negaranya. Karena dengan memiliki cinta, maka akan melahirkan kasih sayang. Karena cinta, tidak akan saling mendiskreditkan satu sama lain, tidak akan menjelek-jelekkan lembaga satu dan lembaga lainnya. Karena cinta, akan saling menutupi dan menjaga harga diri bangsa dan wilayahnya.

Hal tersebut terungkap dalam Pengajian Akbar Maulid Nabi Bersama Habib Muhammad Lutfi Bin Ali Bin Yahya yang digelar Jamiyyah Maulid Simtudduror Ngaliyan Semarang di Lapangan Kliwonan Kelurahan Tambakaji Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang, Sabtu malam (20/2) kemarin. Acara yang dihadiri belasan ribu kaum muslimin dari berbagai wilayah di Jawa Tengah ini, juga mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng yang diwakili Kepala Biro Bintal Pemprov Jateng, Rahardjanto Poedjihantoro SH MT, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang yang diwakili Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkot Semarang, Drs H Matori Azis, perwakilan dari TNI oleh Komandan Kodim (Dandim) 0733 Semarang, Mayor Infanteri Suhadi dan perwakilan dari Kepolisian oleh Kapolsek Ngaliyan, Kompol Bero Suprihatin. Tausiah juga diberikan oleh Habib Abdurrohman Bin Abu Bakar Al-Qodri dari Pangkalan Bun, Kota Waringin Barat, Kalimantan Tengah dan KH Masroni dari Ponpes Sunan Gunung Jati Ba’alawy Guung Pati Kota Semarang.