Jatuh Hati pada Musik

493
Jatuh Hati pada Musik (ISTIMEWA)
Jatuh Hati pada Musik (ISTIMEWA)
Jatuh Hati pada Musik (ISTIMEWA)
Jatuh Hati pada Musik (ISTIMEWA)

MENEKUNI dunia musik bisa membuat kita bahagia. Karena selain mendapatkan kepuasan tersendiri, juga bisa menularkan kemampuan seni ke orang lain, serta menjadikan lapangan pekerjaan.

”Bagi saya, pandai bermain musik adalah sebuah kepuasan, dan bisa memberikan terapi kepada setiap orang. Khususnya ke anak-anak, bahwa mereka bisa diubah karakternya lewat musik,” ucap Metta Vijayanti, seorang guru musik andal yang juga owner Melodi Musik School Semarang ini kepada wartawan.

Metta menuturkan, dirinya kebetulan dilahirkan dan mungkin ditakdirkan menjadi seorang pemusik secara alami. Ini tanpa disadari darah pemusik pun lahir sejak anak-anak. ”Saya memang suka musik sejak anak-anak, dan itu keahlian secara otodidak. Saya sudah cukup mahir bermain sejumlah alat musik sejak SD dan SMP. Namun baru serius les musik sejak SMA,” katanya
Hingga menginjak usia dewasa, ia memiliki banyak relasi dan mengenal banyak orang yang suka musik di gereja.

”Banyak yang bilang saya pandai musik, dan anak teman-teman saya minta diajari musik. Sejak SMA, saya kursus musik ngebut hingga bisa menguasai alat musik piano klasik, jazz, vokal, dan mahir main biola,” ujarnya.

Karena jiwanya sudah jatuh hati dengan musik, akhirnya ia mendirikan sekolah musik ini.

”Saya sekarang lebih suka memberi les anak-anak dibanding menerima job. Karena ada kepuasan tersendiri bila ilmu kita bisa ditularkan ke anak-anak,” ujar wanita yang juga mahir bermain gitar dan drum ini. (jpg/aro/ce1)