Gencar Sosialisasikan PSN

597
Suharsono (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Suharsono (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Suharsono (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Suharsono (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DI tengah musim penghujan seperti saat ini, hal yang mendesak yang perlu dilakukan adalah menjaga lingkungan agar tetap bersih. Salah satunya dengan rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Hal itu selalu ditekankan anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono ketika bertemu dengan konstituennya dalam berbagai kesempatan.

”Dengan menjaga kebersihan, akan terhindar dari berbagai penyakit. Salah satu yang marak saat ini adalah DBD (Demam Berdarah Dengue),” ujar wakil rakyat dari daerah pemilihan (dapil) VI Kota Semarang ini.

Ketua Badan Legislasi DPRD Kota Semarang ini menjelaskan, kasus DBD di Kota Semarang cukup tinggi. Karenanya, untuk penanganannya perlu mendapat perhatian lebih. Tidak hanya dari pemerintah, namun juga dari masyarakat. ”Hal yang paling sederhana adalah melalui 3M, yaitu menutup, menguras, dan menimbun barang-barang yang tidak perlu,” imbuh kelahiran 12 September 1978 itu.

Mantan Ketua BEM Fakultas Sastra Undip Semarang ini juga meminta masyarakat untuk tidak melakukan pengasapan atau fogging tanpa seizin Dinas Kesehatan setempat. Sebab, selain tidak efektif memecahkan persoalan, penggunaan fogging justru akan membuat nyamuk menjadi kebal dan jumlahnya bertambah banyak.

”Hal itu telah diatur dalam Perda No 5 tahun 2010 tentang Pengendalian DBD. Bagi yang melanggar akan dikenakan sanksi denda Rp 50 juta atau kurungan penjara selama enam bulan,” bebernya. (fai/ric/ce1)