Pedagang Ikan Rejomulyo Kecewa

Konstruksi Pasar Tak Sesuai Harapan

649
DIKELUHKAN: Atap plafon Pasar Rejomulyo yang jebol, serta lantai pasar yang digenangi air hujan. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIKELUHKAN: Atap plafon Pasar Rejomulyo yang jebol, serta lantai pasar yang digenangi air hujan. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Pembangunan Pasar Rejomulyo yang berlokasi di Pasar Ikan Hiegenis (PIH) Mina Rejomulyo Semarang diketahui telah selesai. Namun bangunan yang berdiri di atas lahan kurang lebih 1.500 meter persegi tersebut dikeluhkan para pedagang karena tidak sesuai yang diharapkan. Selain itu, sejumlah titik bangunan mengalami kerusakan, di antaranya atap plafon yang jebol, serta air hujan menggenangi lantai pasar hingga menyebabkan licin.

Salah satu pengurus Paguyuban Pedagang Ikan Basah dan Pindang (PPIBP) Pasar Rejomulyo, Mujiburrohman, mengaku kecewa dengan pembangunan tersebut. Pasalnya, dari awal tidak ada sosialisasi yang dilakukan oleh Pemkot Semarang secara resmi.

”Tahu-tahu kita disuruh verifikasi. Sebagai pelaku (pedagang) kami sungguh merasa kaget,” ujarnya saat menerima kunjungan Komisi B DPRD Kota Semarang, Selasa (23/2).

Ia menambahkan, bangunan yang disediakan pemkot melalui Dinas Pasar itu tidak sesuai dengan keinginan para pedagang. Pasalnya, bangunan tersebut lebih sempit dibandingkan dengan Pasar Rejomulyo lama yang memiliki luas kurang lebih 1.850 meter persegi. ”Jika dulu masing-masing pedagang memiliki los 5 x 3 meter atau 5 x 4 meter, sekarang hanya mendapatkan 2,5 x 3 meter,” keluhnya.