Salurkan Pembiayaan Rp 18 Triliun

766
DIMINATI: Salah seorang nasabah Mandiri Tunas Finance tengah mencari tahu tata cara pengajuan kredit kendaraan. (ENY SUSILOWATI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIMINATI: Salah seorang nasabah Mandiri Tunas Finance tengah mencari tahu tata cara pengajuan kredit kendaraan. (ENY SUSILOWATI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIMINATI: Salah seorang nasabah Mandiri Tunas Finance tengah mencari tahu tata cara pengajuan kredit kendaraan. (ENY SUSILOWATI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIMINATI: Salah seorang nasabah Mandiri Tunas Finance tengah mencari tahu tata cara pengajuan kredit kendaraan. (ENY SUSILOWATI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – PT Mandiri Tunas Finance (MTF) sepanjang tahun 2016 ini, memperkirakan dapat menyalurkan total pembiayaan secara nasional sebesar Rp 18 triliun. Angka tersebut dirasa realistis, mengingat di tahun lalu total pembiayaan untuk kredit kendaraan yang berhasil disalurkan sebesar Rp 17,2 triliun.

“Kami optimistis target tersebut akan mudah dilalui. Mengingat di tahun 2014 total pembiayaan yang berhasil kami salurkan di seluruh Indonesia sebesar Rp 14,7 triliun. Jika ditahun 2015 kami berhasil menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 17,2 triliun berarti bisnis kami tumbuh sekitar 16,2 persen,” ungkap Puji Biso Santoso Kepala Wilayah Kantor Wilayah 6 PT Mandiri Tunas Finance kepada Radar Semarang.

Sedangkan untuk penyaluran pembiayaan di wilayah Jateng dan DIY, tahun lalu sebesar 1,28 triliun. “Target kami hingga akhir tahun ini, bisa menyalurkan pembiayaan di Jateng dan DIY sebesar Rp 1,44 triliun atau naik 12,5 persen dari tahun lalu,” jelasnya.

Puji menambahkan, perusahaan tidak akan memperluas bisnis yang ada. Akan tetapi, peningkatan pembiayaan dengan memperkuat pasar mobil baru yang saat ini menjadi andalan. “Untuk suku bunga yang ditawarkan MTF hingga saat ini sekitar 3,98 persen,” terangnya.

Branch Manager PT Mandiri Tunas Finance Semarang, Doddy Pratidina menambahkan, capaian positif di tahun 2015 tidak lepas dari strategi terus melakukan inovasi produk dan peningkatan layanan pada konsumen. Sejumlah program seperti bunga 0 persen, cicilan hingga 7 tahun untuk kredit tenor tertentu dan bebas bahan bakar selama 1 tahun berhasil mendongkrak image MTF. Selain itu MTF juga menawarkan keunggulan pada Asuransi Jiwa dari si pemohon kredit. “Semua konsumen yang memanfaatkan jasa MTF untuk pembelian mobil akan mendapatkan free asuransi jiwa,” kata Doddy. Dengan keuntungan bagi konsumen yang meninggal dunia, maka cicilan kendaraan akan dianggap lunas dan ahli waris akan mendapatkan santunan. “Jika pemohon kredit meninggal karena sakit santunan yang diberikan sebesar Rp 30 juta, meninggal karena kecelakaan santunan yang diterima sebesar Rp 55 juta,” pungkasnya. (eny)