PKL Kiai Singkil Tolak Relokasi

659
ASPIRASI: Para pedagang kaki lima (PKL) membentangkan sejumlah poster saat berunjukrasa di DPRD Demak. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ASPIRASI: Para pedagang kaki lima (PKL) membentangkan sejumlah poster saat berunjukrasa di DPRD Demak. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pedagang Kaki Lima Kabupaten Demak melakukan aksi unjuk rasa, Selasa (21/11). Mereka mengawali dengan pawai keliling Kota Demak dengan sepeda motor sebelum akhirnya berunjuk rasa di depan gedung DPRD Demak.

Sesampainya di depan gedung dewan, berbagai kertas tuntutan dibentangkan. Antara lain berbunyi : Papah DPRD tolong buatkan Perda PKL. Mereka menuntut agar diperbolehkan berjualan di tempat semula. Yakni, di Jalan Kiai Singkil dan jalan lambat Katonsari.

Ketua Forum PKL Ahmad Zaini mengatakan, para PKL tidak mau direlokasi namun mau dilakukan penataan di tempat awal mereka berjualan. Sebab, di tempat semula, PKL merasa pembeli ramai dan menghasilkan. “Ini awal perjuangan kami para PKL,” katanya.

Sekretaris GP Ansor Demak M Mas’ud mengungkapkan, GP Ansor turut mendampingi PKL untuk memperjuangkan nasib mereka. “Ini sebagai wujud solidaritas PC GP Ansor untuk berpihak kepada PKL,” ujarnya.

Senada disampaikan Haryanto dari LBH Demak Raya. Dia berharap, PKL diberikan tempat untuk berjualan. “Kita perjuangkan PKL untuk mendapatkan hak-haknya,” ujarnya saat berorasi.

Kepala Dinas Perdagangan, Siti Zuarin mengatakan, para PKL sudah disediakan tempat di depan SMPN 5 dan Stadion Pancasila. “Itu yang menangani Dinas Pekerjaan Umum (DPU),” katanya. (hib/ton)