Redam Lini Depan PSMS

673
HARUS DISIPLIN: Tim PSIS Semarang harus menunjukkan performa yang lebih maksimal di babak semifinal mendatang. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HARUS DISIPLIN: Tim PSIS Semarang harus menunjukkan performa yang lebih maksimal di babak semifinal mendatang. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BANDUNG – PSIS Semarang hanya memiliki waktu tiga hari untuk mempersiapkan diri menghadapi laga semifinal Liga 2 versus PSMS Medan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) 25 November besok.

Selain fokus mempersiapkan timnya, head coach PSIS, Subangkit mengaku juga terus mempelajari kekuatan tim berjuluk Ayam Kinantan. Tim besutan coach Djajang Nurdjaman itu bakal menjadi musuh yang alot bagi tim berjuluk Mahesa Jenar.

Subangkit ditemui kemarin mengatakan, PSMS memiliki sederet pemain depan yang cukup berbahaya dan terbukti haus gol. Mereka adalah Made Wirahadi, Frets Listanto, Eliazer Elthon Maran, dan Dimas Drajad.

“Beberapa pemain baru didatangkan di transfer window terakhir babak 16 besar lalu seperti Made Wirahadi dan Eliazer Elthon Maran yang mampu memberikan perubahan di permainan lini depan mereka,” kata Subangkit.

Oleh karena itu Mahesa Jenar wajib ekstra waspada menghadapi PSMS di empat besar mendatang. Kuartet lini belakang PSIS yang di beberapa pertandingan lalu sempat kehilangan fokus tidak boleh terjadi lagi di laga lawan PSMS.

“Di beberapa pertandingan termasuk babak delapan besar kemarin anak-anak sempat kehilangan fokus terutama di skema bertahan. Itu tidak boleh terjadi lagi di babak krusial seperti semifinal besok,” sambungnya.

Lawan PSMS besok, tim Mahesa Jenar kembali bisa menggunakan tenaga center bek M Rio Saputro yang sudah kemmbali dari hukuman akumulasi kartu. Namun di pos tersebut, Ali Khumaedi juga mampu tampil trengginas ketika diturunkan lawan PSPS kemarin.

“Yang tidak bisa bermain lawan PSMS hanya Ahmad Agung karena hukuman akumulasi kartu. Namun tidak masalah di pos breaker kami masih punya Ruud Gullid, Saddam Sudarma dan juga Adit Wafa,” tambah Subangkit.

Sementara tim Mahesa Jenar kemarin telah mendaptkan kepastian jadwal babak semifinal yang akan digelar di GBLA 25 November. Haudi Abdillah dkk akan melakoni laga versus PSMS pukul 15.00 WIB.

“Sedangkan laga Persebaya versus Martapura FC akan digelar malam harinya. Kemudian partai final dan perebutan juara ketiga akan digelar di GBLA pada 28 November 2017,” sambung General Manajer (GM) PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto. (bas)