Jalan Penghubung Kabupaten Amblas

900

UNGARAN – Hampir separuh badan jalan Provinsi yang menghubungkan Kabupaten Semarang dengan Kabupaten Grobogan di Desa Karanglo Kecamatan Bringin amblas. Amblasnya jalan tersebut lantaran tumbangnya sebuah pohon yang ada di pinggir jalan yang menghubungkan dengan Kedungjati Kabupaten Grobogan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Derah (BPBD) Kabupaten Semarang, Heru Subroto mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (22/11). Kondisi tersebut mengakibatkan pengguna jalan menjadi terganggu.“Karena yang hampir separuh badan jalan, sangat berbahaya bagi pengguna jalan,” ujar Heru, Kamis (23/11).

Dikatakannya, setelah ia mendengar informasi tersebut pihaknya langsung meluncur ke tempat kejadian.“Begitu dapat laporan kami langsung ke lokasi, karena jalur ini sangat vital,” katanya.

Dijelaskan Heru, adapun pohon yang tumbang tersebut berdiameter cukup besar. Sehingga akar pohon yang berada di bawah lapisan jalan mampu merusak aspal jalan. Untungnya tidak ada korban jiwa saat pohon tersebut tumbang. Selain itu pohon tidak tumbang ke arah jalan. Dijelaskan Heru, tumbangnya pohon tersebut diduga disebabkan derasnya intensitas hujan yang mengguyur wilayah tersebut.

Karena tanah tak mampu menampung air hujan dengan baik mengakibatkan akar pohon tidak mampu menyangga pohon itu sendiri. “Untung tumbangnya tidak diarah jalan, kalau di jalan otomatis proses evakuasinya membutuhkan waktu dan itu bisa melumpuhkan jalur vital tersebut,” katanya.

Jalur tersebut merupakan jalur vital bagi masyarakat di dua wilayah tersebut. banyak dari warga setempat yang memanfaatkan jalur tersebut untuk perlintasan sehari-hari. “Entah mau ke pasar atau apa, namun jalur ini jalur ramai,” katanya.

Adapun panjang jalan yang amblas yaitu 15 meter dan memiliki lebar 4 meter dengan kedalaman 2 meter. Kondisi tersebut juga sangat mengkhawatirkan saat malam hari karena minim penerangan jalan.

Dikhawatirkan, apabila tidak diberikan penanda, sangat membahayakan pengguna jalan. “Kalau tidak diberikan penanda dan gelap, apabila pengendara tidak tahu bisa terperosok,” ujarnya.

Lantaran status jalan tersebut adalah jalan provinsi, pihaknya telah meminta DPU Provinsi Jawa Tengah melalui Kepala BPBD Provinsi Jawa Tengah untuk segera diperbaiki. Agar tidak membahayakan pengendara, Polsek Bringin telah memasang police line di lokasi. “Kita mohon penanganan dari DPU Provinsi, sementara sudah kita beri pembatas jalan,” jelasnya.

Terhadap batang pohon besar tersebut untuk sementara dibiarkan teronggok di pinggir jalan. Petugas urung memotong lantaran kondisi cuaca masih hujan.“Pohon besar mau kita potong takutnya malah jatuh menutup sungai. Kalau penerangan tidak masalah, kebetulan dibawah lampu jalan,” katanya. Atas kondisi tersebut, pihaknya juga mengimbau masyarakat Kabupaten Semarang yang berada di wilayah dataran tinggi maupun lereng pegunungan untuk meningkatkan kewaspadaan.

Hal itu dikarenakan tingginya intensitas hujan yang mengguyur Kabupaten Semarang beberapa bulan terakir. “Terutama longsor, sehingga bagi yang berada di lereng maupun wilayah dataran tinggi supaya waspada, apabila terjadi sesuatu segera melaporkan ke posko penanganan bencana terdekat,” tuturnya. (ewb/bas)