Perlu Peninggian Jembatan

Tersumbat Sampah Sebabkan Banjir

373

SEMARANG–DPRD  Kota Semarang meminta normalisasi Sungai Beringin segera direalisasikan. Pemkot Semarang diminta proaktif mengingat normalisasi sungai merupakan kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana.

Selain itu, Pemkot Semarang juga perlu mengecek jembatan mana saja yang mengalami penyumbatan akibat sampah saat sungai tersebut memiliki intensitas air tinggi. Hal-hal tersebut mendesak dilakukan, mengingat kondisi Sungai Beringin dalam beberapa tahun belakangan ini sangat mengkhawatirkan.

“Peninggian jembatan sangat mendesak dilakukan, walaupun ada rencana normalisasi Sungai Beringin. Jika peninggian jembatan itu menunggu proses normalisasi Sungai Beringin, warga pastinya akan waswas. Khawatir kejadian banjir seperti yang terjadi beberapa waktu lalu terulang,” kata Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Kadarlusman, kemarin.

Dikatakannya, memang saat ini ada rencana pembangunan atau peninggian jembatan Sungai Beringin, salah satunya jembatan menuju Lapangan Kalisasak.

“Memang, kondisi jembatan tersebut kurang tinggi, sehingga kerap membuat tersangkutnya sampah saat intensitas air sungai tinggi. Hal ini memincu air sungai meluap ke permukiman warga,” ujarnya.

Tidak hanya itu, pihaknya mendukung rencana Pemerintah Kota Semarang untuk peninggian jembatan mana saja yang dinilai menghambat sirkulasi air sungai harus segera dibangun atau ditinggikan. “Sampah-sampah yang tersangkut di jembatan tersebut termasuk sampah berukuran besar, seperti akar pohon, akar bambu, ranting-ranting yang terbawa arus sungai,” terangnya.