Sepekan Mengajar 24 Jam, Honor Rp 450 Ribu

Guru Tidak Tetap, Pahlawan Tanpa Tanda Sejahtera

1206

Berbeda lagi dengan Guru SMP Muhammadiyah 1 Semarang, Vida Kharisma. Ia mengaku tetap bertahan mengajar meski honor yang diterimanya jauh di bawah UMR. “Pengeluaran saya untuk orang tua juga tidak terlalu banyak. Istilahnya cuma memberikan beberapa lembar untuk iuran BPJS ataupun bayar listrik,”kata guru yang masih lajang ini.

Saat ini, honor yang diterima Vida antara Rp 800 ribu-Rp 1 juta per bulan. Menurutnya, honor itu sangat disyukuri. Karena selama ini perhatian yayasan terhadap para guru cukup baik. Ia memaklumi, sebagai sekolah swasta, pemasukan utama hanya dari pembayaran SPP siswa. Padahal tahun ini rata-rata sekolah swasta, termasuk sekolahnya, mengalami penurunan jumlah siswa. “Jadi, ya hanya mampu dibayar sesuai dengan jumlah siswa,”ujarnya.

Jadi Penyiar Radio

Dua profesi sekaligus dilakoni oleh Yuliandhini Nur Rahmah, 26, yakni menjadi penyiar radio swasta di Ungaran dan menjadi GTT di SDN Gedanganak 03, Ungaran Timur. Meski dua profesi tersebut berbeda, namun Yuliandhini mengaku jika ia suka dengan pekerjaan tersebut.

Saat ditemui di studio Radio Rasika Ungaran, Yulaiandhini yang memiliki nama udara Andhien Asyifa tersebut menceritakan bagaimana ia melakoni dua profesi yang berbeda tersebut dalam sekaligus.  “Lebih duluan jadi penyiar ketimbang guru. Penyiar di radio ini sudah 5 tahun sedangkan guru baru 2 tahun,” ujar Andhien, Jumat (24/11). Menjadi seorang guru merupakan cita-citanya dari kecil. Karena ia tidak ingin merepotkan orangtuanya akhirnya ia mengawali karirnya menjadi penyiar radio.

Dari penyiar radio tersebut, ia bisa membiayai bangku kuliahnya jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di Universitas Terbuka (UT). Ketika ditanya apakah apa yang dilakoninya hanya semata-mata berhubungan dengan materi, ia tegas menjawab tidak.

Menurutnya, menajdi seorang guru merupakan pekerjaan yang mulia. Dimana ia bertugas mencerdaskan generasi bangsa. “Saya menjadi guru bukan materi namun memang itu pekerjaan mulia, meskipun saat ini status saya masih GTT,” katanya.