RAPBD 2018 Disetujui Dewan

1026
RAPAT PARIPURNA : Bupati Pekalongan, Asip Khobihi saat Rapat Paripurna DPRD membahas RAPBD Kabupaten Pekalongan 2018, Jumat (24/11) lalu. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RAPAT PARIPURNA : Bupati Pekalongan, Asip Khobihi saat Rapat Paripurna DPRD membahas RAPBD Kabupaten Pekalongan 2018, Jumat (24/11) lalu. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN–Setelah sebelumnya melakukan rapat dan perdebatan panjang antara Pemkab Pekalongan dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan, akahirnya Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Pekalongan tahun anggaran 2018 ditetapkan dalam rapat Paripurna, Jumat (24/11) kemarin.

Persetujuan bersama tersebut diwujudkan dengan ditandatanganinya RAPBD 2018 oleh Bupati Pekalongan Asip Kholbihi dan Ketua DPRD Hj Hindun, beserta para wakil ketua DPRD. Selanjutnya, dokumen tersebut diserahkan kepada Gubernur Jawa Tengah, untuk dievaluasi dan disetujui. Kemudian dikembalikan ke Pemkab Pekalongan untuk dijalankan sebagaimana mestinya.

Bupati Pekalongan, Asip Khobihi, mengungkapkan bahwa RAPBD tersebut, disusun bersama untuk memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Apabila masih ada catatan dan koreksi dari Gubernur Jawa Tengah, hasil evaluasi tersebut akan kami jadikan pedoman dalam rangka penyempurnaannya,” katanya.

Menurutnya, RAPBD 2018 terdiri atas Pendapatan Daerah yang direncanakan sebesar Rp 2.156.445.642.800. Pendapatan Daerah terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 360.506.566.639; Dana Perimbangan sebesar Rp 1.313.669.114.000; dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah sebesar Rp 482.269.962.161; dan Belanja Daerah tahun 2018 direncanakan sebesar Rp 2.230.242.642.800. “Dari komposisi pendapatan dan belanja daerah, terjadi defisit anggaran sebesar Rp 73.797.000.000. Defisit ini akan ditutup melalui pembiayaan netto,” kata Bupati Asip.

Bupati Asip juga menjelaskan bahwa Pembiayaan Daerah tahun 2018, terdiri atas Penerimaan Pembiayaan dan Pengeluaran Pembiayan. Penerimaan Pembiayaan direncanakan berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Daerah Tahun Sebelumnya (SiLPA) sebesar Rp 73.797.000.000. Adapun untuk Pengeluaran Pembiayaan direncanakan sebesar Rp 0. “Dengan demikian terdapat Pembiayaan Netto sebesar Rp 73.797.000.000 yang digunakan untuk menutup defisit anggaran sehingga secara riil defisit sebesar Rp 0,” jelas Bupati Asip.(thd/ida)