Rumah Ludes Dilalap Api

664
CARI SUMBER API: Tim Polres Magelang Kota sedang melakukan olah TKP di rumah Suhadi di Kampung Jambon Wot Kelurahan Cacaban, Kecamatan Magelang Tengah, yang terbakar Senin (27/11). (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)
CARI SUMBER API: Tim Polres Magelang Kota sedang melakukan olah TKP di rumah Suhadi di Kampung Jambon Wot Kelurahan Cacaban, Kecamatan Magelang Tengah, yang terbakar Senin (27/11). (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)

MAGELANG –Suhadi, 77, warga Kampung Jambon Wot RT 06 RW 06 Cacaban, Magelang Tengah, Kota Magelang harus kehilangan rumahnya akibat habis dilumat si jago merah, Senin (27/11) sekitar pukul 05.15 WIB. Salah seorang saksi kejadian yang juga tetangga korban, Arief Saefudin, 31, menuturkan, saat itu ia sedang keluar rumah dan melihat kepulan asap dan kobaran api di rumah Suhadi. “Saya panik dan memanggil tetangga lain. Pada saat itu, Pak Suhadi tidak ada di rumah,” kata Arief.

Saksi lainnya, Yuni, 35, menuturkan, saat kejadian, ia sedang keluar dari rumah dan melihat kobaran api dari rumah milik Suhadi. Langsung pada saat itu, ia meminta tolong kepada warga dan melapor ke UPT Damkar Kota Magelang.

“Waktu saya buka pintu rumah, asap hitam mengepul dari lokasi kejadian, ternyata api sudah berkobar di rumah Pak Suhadi,” papar Yuni.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Unit Pelaksana Tugas (UPT) Pemadam Kebakaran Kota Magelang As’at mengatakan, usai menerima laporan dan melakukan pengecekan, petugas damkar langsung meluncur ke lokasi. “Empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Warga beserta petugas kepolisian juga turut membantu pemadaman,” jelas As’at.

Akibat sempitnya jalan menuju lokasi kebakaran, upaya pemadaman tidak dapat dilakukan secara langsung. Petugas harus menyambung selang air hingga ke lokasi kebakaran. “Selain itu sumber air juga tidak ada, jadi empat armada sekaligus dikerahkan,” tuturnya. Api akhirnya bisa dipadamkan sekitar pukul 06.40 WIB.

As’at mengatakan, sumber kebakaran diduga berasal dari percikan api dari kompor di dalam rumah milik Suhadi. Api menyambar barang-barang bekas yang ada di dalam rumah. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tapi kerugian material diperkirakan mencapai Rp 10 juta.

“Yang bersangkutan ini sepertinya lupa mematikan kompor sebelum berangkat bekerja, akibatnya menyambar barang-barang yang ada di dalam rumah. Semuanya habis terbakar. Kejadian ini sudah dua kali terjadi, dahulu juga di tempat yang sama,” kata As’at.

Sementara, Kapolres Magelang Kota AKBP Kristanto Yoga Darmawan melalui Kasubaghumas AKP Esti Wardiani menjelaskan perkiraan sumber api yang berbeda dari pemadam kebakaran. Versi polisi, sumber api diperkirakan diduga dari puntung rokok yang membakar barang-barang rongsok dengan kondisi berserakan di dalam rumah. “Menurut hasil olah tempat kejadian. Adapun untuk keadaan rumah berupa bangunan dari batako dengan atap dari asbes, sedang untuk isi rumah berupa rongsok atau barang-barang bekas,” jelas Esti. (cr3/ton)