Ayo Biasakan Berkendara Aman

490
BERKENDARA AMAN : PT Total Oil Indonesia bersama Satlantas Polrestabes Semarang menggelar sosialisasi Safe Riding with Total Hi-Perf kepada mahasiswa Undip, kemarin. (AFIATI TSALITSATI / JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERKENDARA AMAN : PT Total Oil Indonesia bersama Satlantas Polrestabes Semarang menggelar sosialisasi Safe Riding with Total Hi-Perf kepada mahasiswa Undip, kemarin. (AFIATI TSALITSATI / JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Berkomitmen untuk melakukan edukasi keselamatan kepada masyarakat, PT Total Oil Indonesia, produsen pelumas asal Perancis gandeng Universitas Diponegoro (Undip) adakan sosialisasi Safe Riding with Total Hi-Perf. Kegiatan ini, merupakan tahun ketiga dengan wilayah mencakup Jawa Barat dan Jawa Tengah.

“Sebagai perusahaan minyak dan gas internasional terbesar keempat di dunia, Total berkomitmen penuh pada isu keselamatan dan kami wujudkan melalui kegiatan edukasi tata cara berkendara yag baik dan aman secara berkesinambungan,” ungkap Brand Manager PT Total Oil Indonesia, Magdalena Naibaho usai sosialisasi kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (29/11).

Berkaca pada data di Kementerian Perhubungan yang mencatat pada tahun 2016 dimana Indonesia, setiap harinya rata-rata ada 72-73 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Data tersebut juga menunjukkan peningkatan angka lalu lintas.

Selain itu, pihaknya yang juga bekerjasama dengan Satlantas Polrestabes Semarang menyadari bahwa pelaku pelanggaran lalu lintas didominasi oleh kalangan pelajar. Data tersebut, diambil dari pelaksanaan Operasi Patuh Candi pada tahun 2016 lalu, dimana 42 persen pelakunya adalah pelajar.

“Tingginya tingkat kecelakaan lalu lintas dan pelanggaran yang dilakukan oleh kaum muda patut menjadi perhatian, itu lah mengapa pengadaan edukasi preventif menjadi penting untuk meningkatkan kesadaran akan tata berkendaara yang baik dan aman,” jelasnya.

Melalui Safe Riding with Total Hi-Perf , lanjutnya, pihakya ingin mengajak para mahasiswa untuk mencermati tips dan trik berkendara untuk meningkatkan faktor keamanan mereka, memahami life-saving skills untuk diterapkan di jalanan.

Sementara itu, Kanit Dikyasa Satlantas Polrestabes Semarang, AKP Ryke Rhimadhila menegaskan bahwa mahasiswa harus mengingat lima pilar keselamatan berlalu lintas pada saat berkendara. Salah satu poin dari lima pilar tersebut adalah perilaku pengguna jalan yang berkeselamatan.

“Namun hal itu tidak bisa berjalan lancar jika dari masyarakat juga tidak ikut bersama menjadi agen perubahan. Ayo mulai biasakan walaupun hanya ke kampus untuk pakai helm,” tandasnya. (tsa/zal)