Jalur Perseorangan Tak Diminati

517

“Belum ada yang mendaftar. Kalau berkonsultasi sudah ada dari salah satu calon perorangan.”

DWI ENDIS

MUNGKID—Proses penerimaan syarat dan dukungan bagi bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati Magelang melalui jalur independen alias perseorangan, telah dibuka. Ironisnya, hingga Rabu (29/11) kemarin, KPU belum satu pun menerima pendaftaran balon yang akan bertarung di jalur perseorangan ini.

Komisioner KPU Kabupaten Magelang Divisi Sosialisasi dan Partisipasi, Dwi Endis mengatakan, sejak dibuka beberapa hari lalu, belum ada yang menyampaikan berkas persyaratan. Pihaknya baru menerima konsultasi dari salah satu calon.

“Belum ada yang mendaftar. Kalau berkonsultasi sudah ada dari salah satu calon perorangan. Dia datang untuk menanyakan syarat yang harus dipenuhi.” Meski sudah ada tim yang berkonsultasi, sejauh ini belum ada tindak lanjut akan maju atau tidak. “Kita tunggu sampai batas akhir,” kata Dwi. Penyerahan syarat dukungan ditutup pada Rabu (29/11) kemarin.

Yang menarik, KPU Kabupaten Magelang memperketat pengamanan kantornya, dengan bantuan keamanan dari Polres Magelang, Kodim 0705/Magelang, dan Satpol PP. “Pengamanan untuk mengantisipasi pengerahan massa pendukung paslon perseorangan,” kata Komisioner KPU Divisi Perencanaan dan Data, Wardoyo. Menurutnya, ada 30 personel yang dikerahkan dalam pengamanan di kantor KPU, Jalan Soekarno-Hatta, Mungkid, Magelang.  Dikatakan, syarat dukungan yang harus dipenuhi calon perseorangan 71.973 orang.

“Foto kopi KTP minimal yang harus diserahkan 71.973, tersebar di 11 dari 21 kecamatan yang ada.” Semua fotokopi yang diserahkan akan diverifikasi jumlah dan persebarannya. Syarat lain, calon bupati dan wakilnya tidak harus penduduk asli Kabupaten Magelang. (vie/isk)