Kelompok Utama Bakal Ketat

Djarum Foundation Kejurkot Bulutangkis Usm Lawang Sewu Cup 2017

1040
AGENDA RUTIN: Penyelenggaraan Kejurkot Bulutangkis Lawang Sewu 2016 lalu. Tahun ini, kejuaraan ini kembali digelar pada semester kedua sebagai agenda rutin PBSI Semarang (TAUFIQ RIKHOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
AGENDA RUTIN: Penyelenggaraan Kejurkot Bulutangkis Lawang Sewu 2016 lalu. Tahun ini, kejuaraan ini kembali digelar pada semester kedua sebagai agenda rutin PBSI Semarang (TAUFIQ RIKHOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Kejuaraan tingkat Kota (Kejurkot) Bulutangkis Lawang Sewu Cup tahun 2017 bakal digulirkan 1 – 3 Desember 2017 di gedung olahraga (GOR) Prof Sudarto, kompleks kampus Universitas Semarang (USM), jalan Alteri Semarang.

Kejuaraan yang kini rutin digelar pada periode semester dua itu, membuka kelompok madya dan utama di kelompok usia. Khusus tingkat utama, dapat diikuti pemain para muda di wilayah eks-Karesidenan Semarang.

Ketua Panitia Pertandingan, Suwardito, memaparkan, dibukanya tingkat utama ini untuk membagi pemain yang pernah juara/mahir mendapatkan lawan yang seimbang. “Jadi yang pernah juara ini bisa ketemu lawan sepadan. Kehadiran pemain luar Kota Semarang tapi dalam satu eks-karesidenan itu sifatnya undangan. Mereka hanya tampil di tingkat utama saja,” paparnya kemarin saat mempersiapkan data pertandingan.

Kejuaraan Djarum Foundation Kejurkot Bulutangkis USM Lawang Sewu Cup 2017 ini akan diawali dengan temu teknik (Technical Meeting), yang diagendakan Kamis (30/11) sore mulai pukul 15.00. Acara ini akan membahas pembagian pertandingan dan jadwal pelaksanaannya. “Data peserta yang masuk sementara ini perkiraan 400 pemain. Tapi tepatnya baru tahu saat temu teknik. Mungkin ada yang mundur atau ada yang kelewatan belum terdata,” ungkapnya.

Menurut Suwardito, pelaksanaan Kejurkot seri kedua di tahun 2017 ini, akan membuka kategori Kelompok Usia, Kelompok Dewasa, dan Kelompok Veteran. Kelompok Usia meliputi tunggal pra dini putra/putri, tunggal dini putra/putri, tunggal anak-anak putra/putri madya dan utama, tunggal pemula putra/putri madya dan utama, tunggal remaja putra/putri madya dan utama, tunggal taruna putra/putri madya dan utama. Sedangkan kelompok dewasa dan veteran, menggelar satu kelas, yakni open ganda putra.

Doddy Kridasaksana, Ketua Umum Pengkot PBSI Semarang
Doddy Kridasaksana, Ketua Umum Pengkot PBSI Semarang

“Kelompok usia selain pra dini dan dini, juga akan memainkan laga ganda putra dan ganda putra. Banyaknya kelas di kelompok usia ini bisa menjadi sarana untuk memperbanyak prestasi sekaligus mengukur kemampuan masing–masing atlet,” papar Suwardito.

Sementara, Ketua Umum Pengkot PBSI Semarang, Doddy Kridasaksana, mengatakan, Kejurkot Lawang Sewu Cup sudah berlangsung dua tahun terakhir, setelah tahun-tahun sebelumnya sempat vakum. Diharapkan, kejuaraan ini akan terus aktif dan rutin digelar di masa-masa datang.

“Dengan dukungan semua pihak, khususnya keterlibatan perguruan tinggi USM dalam olahraga bulutangkis, berbagai agenda kejuaraan kota dan povinsi siap kami gelar. Bahkan kami sudah menjajaki kejuaraan tingkat nasional. Semoga ada dukungan lebih banyak lagi sehingga prestasi bulu tangkis Kota Semarang makin pesat,” ujarnya. (fiq/bas)