Agar Tak Lagi BAB di Kebun

715
STOP BAB: Bupati Magelang Zaenal Arifin saat Deklarasi STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat), di Kecamatan Tegalrejo, kemarin. (MUKHTAR LUTFI/JAWA POS RADAR KEDU)
STOP BAB: Bupati Magelang Zaenal Arifin saat Deklarasi STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat), di Kecamatan Tegalrejo, kemarin. (MUKHTAR LUTFI/JAWA POS RADAR KEDU)

MUNGKID—Pemkab Magelang terus melakukan langkah perbaikan kualitas hidup masyarkatnya. Salah satunya, program stop BAB (Buang Air Besar) Sembarangan. Kemarin, peluncuran desa sehat dengan program Stop BAB Sembarangan dilaksanakan di Desa Tegalrejo dan Desa Girirejo, Kecamatan Tegalrejo. Dua desa itu bertekad menjanjikan desanya sehat, dengan program Stop BAB Sembarangan.

“Kita patut bangga, karena sudah banyak desa yang mulai mendeklarasikan desanya berstatus bebas dari aksi BAB sembarangan,” kata Bupati Zaenal Arifin SIP di sela-sela kegiatan Deklarasi STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat).

Bupati Zaenal berharap, gerakan ini akan terus dilakukan oleh desa-desa lainnya. “Kami yakin desa-desa lain bukan karena belum sehat. Tapi karena belum siap. Maka, untuk itu, menjadi tugas Dinas Kesehatan untuk segera turun memverifikasi.”

Kepala Desa Girirejo, Sutopo, mengatakan, untuk melaksanakan sanitasi, pihak desa didampingi tim dari Puskesmas Tegalrejo. “Mereka mendampingi dengan telaten di Desa Girirejo, melaksanakan sosialisasi dari dusun ke dusun. Utamanya, di Desa Tegalrejo. Pihaknya mengumpulkan warga, terutama yang masih buang air besar sembarangan. “Mereka kita kumpulkan, kita data satu per satu setiap dusun.” Sebelum program ini dicanangkan, masih ada warga yang BAB sembarangan. “Mereka biasa buang air besar di sungai dan kebun.” (vie/isk)