Bupati Serahkan Bantuan 19 Kendaraan Operasional

923
BANTUAN: Bupati Semarang Mundjirin saat memberikan bantuan berupa 19 sepeda motor kepada TKSK dari 19 kecamatan di Stadion Pandanaran Wujil Kecamatan Bergas, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BANTUAN: Bupati Semarang Mundjirin saat memberikan bantuan berupa 19 sepeda motor kepada TKSK dari 19 kecamatan di Stadion Pandanaran Wujil Kecamatan Bergas, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

UNGARAN – Bupati Semarang Mundjirin menyerahkan bantuan 19 sepeda motor operasional kepada Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dari 19 kecamatan di Stadion Pandanaran Wujil Kecamatan Bergas, Kamis (30/11).

Pada kesempatan itu Mundjirin juga berharap kiprah TKSK dapat menuntaskan angka kemiskinan dan permasalahan ikutannya. “Masih ada sekitar delapan persen warga kurang mampu di Kabupaten Semarang yang harus mendapat perhatian. Peran dan fungsi para TKSK sangat membantu untuk memberdayakan mereka termasuk para penyandang masalah sosial lainnya,” ujar Mundjirin.

Ia juga berharap bantuan kendaraan operasional ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja TKSK yang memiliki wilayah kerja satu kecamatan. Karenanya, Mundjirin meminta para TKSK untuk memanfaatkan bantuan ini dengan baik.

Pekerjaan sebagai TKSK yaitu untuk membantu masyarakat kurang mampu maupun penyandang masalah sosial. “Gunakan untuk mendukung pelaksanaan tugas, jangan digunakan untuk kepentingan lain yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pelayanan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PPMKS) Dinas Sosial Kabupaten Semarang Sri Sunaringsih Rismonowati mengharapkan  para TKSK dapat memaksimalkan kinerja dengan adanya kendaraan operasional ini.

Dikatakannya, tugas TKSK yang harus datang langsung ke rumah warga penyandang sosial sampai ke pelosok desa memang membutuhkan kendaraan operasional. Kecamatan yang memiliki tingkat kerawanan masalah sosial tinggi seperti Kaliwungu, Bancak, Sumowono dan Pringapus memiliki wilayah yang luas.

Jarak antar desa juga terbilang jauh. Sehingga bantuan sepeda motor ini diharapkan dapat mendukung pergerakan atau mobilitas TKSK saat bertugas.  “Harapannya, sepeda motor operasional ini dapat meningkatkan kinerja mereka,” ujarnya.

Sementara itu koordinator TKSK Kabupaten Semarang Jarwanto mengaku siap meningkatkan kinerja setelah menerima bantuan kendaraan operasional itu. Selama ini para TKSK mandiri menggunakan kendaraan sendiri ditambah bantuan dana operasional saat bertugas. “Bantuan ini akan kami gunakan sebaik-baiknya untuk meningkatkan pelayanan kesejahteraan sosial kepada warga yang membutuhkan,” katanya. (ewb/bas)