Kembangkan Wisata Desa Gunung Jati

Desa Lembu, Kecamatan Bancak

1089
POTENSI ALAM : Sejumlah warga Desa Lembu bersama mahasiswa KKN sedang berfoto di tempat yang akan dikembangkan menjadi wisata pemandangan alam di Desa Lembu. (IST)
POTENSI ALAM : Sejumlah warga Desa Lembu bersama mahasiswa KKN sedang berfoto di tempat yang akan dikembangkan menjadi wisata pemandangan alam di Desa Lembu. (IST)

BANCAK – Desa Lembu kecamatan Bancak memiliki wacana untuk mengembangkan sebuah destinasi wisata di wilayahnya. Sebuah bukit dengan pemandangan alam  bagus akan dijadikan magnet untuk menarik wisatawan datang ke Desa yang secara geografis tertinggi di kecamatan Bancak ini.

Sekretaris Desa Lembu Eka Setya Bargita mengatakan bahwa wisata ini akan dikembangkan di tahun 2018 nanti. Tahun ini, baru dimulai dengan pembangunan gapura batas wilayah Desa Lembu dengan kabupaten Boyolali. ”Ini akan kami jadikan identitas dari desa ini. Kami menamaiya Gunung Jati,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

SIGIT ANDRIANTO/ JAWA POS RADAR SEMARANG
Sekdes: Eka Setya Bargita. 9SIGIT ANDRIANTO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)

Di tempat ini, rencananya akan dibangun taman dengan sejumlah gazebo yang dapat memanjakan pengunjung dengan pemandangan alam dan suasana yang masih terbilang sejuk. ”Nantinya gazebo akan kita bangun dengan potensi yang ada di desa juga. Misal atapnya dari daun kelapa sehingga juga memunculkan kesan alami,” kata dia.

Pembangunan wisata ini bukan tanpa alasan. Dari sejumlah survei yang dilakukan pemerintah desa bersama mahasiswa yang sempat menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa ini, menunjukkan bahwa dari tempat ini memang bisa didapatkan pemandangan yang cukup bagus, terlebih sebagai tempat untuk mengabadikan momen kebersamaan.

”Ada tiga gunung yang penampakannya seperti berlayer-layer, ada gunung Merbabu, Merapi dan Telomoyo. Kalau pagi itu bisa melihat sun rise dengan pemandangan berupa hutan. Leih jauh ketika cuaca cerah bisa terlihat waduk kedung ombo,” kata dia sembari menambahkan bahwa akan ada wisata pendukung lain seperti air terjun Kalipancur Sabrangan yang dapat melengkapi wisata di Desa ini.

Selain survei tempat, pemerintah desa, dalam hal ini kadus Kalimacan juga telah melakukan survei terhadap persetujuan warga atas rencana ini. Hasilnya, hampir semua warga setuju dan mendukung pembangunan potensi wisata yang ada di Desa Lembu.”Minat warga cukup tinggi, sebab nanti ketika sudah jalan, warga juga bisa membuka usaha di sana. Banyak yang sudah pesan untuk membuka warung,” ujarnya menceritakan.

Dilanjutkan olehnya, selain wisata alam yang dapat dinikmati keindahannya, desa ini juga memiliki potensi berupa arena trail yang dapat digunakan untuk memuaskan hasarat pecinta trabas. ”Yang ini nanti rencananya masuk ke BUMDes,” terangnya.

Sayangnya, rencana ini masih harus menghadapi sejumlah kendala seperti jalan menuju lokasi yang masih sangat alami, sehingga memerlukan sedikit sentuhan pembangunan. ”Kalau warga sudah tidak ada kendala, bahkan mereka sudah merelakan tanah yang kena. Nanti mungkin akan dijalankan sistem bagi hasil untuk persoalan ini,” kata dia.

Diharapkan, pembangunan potensi di Desa Lembu ini dapat membawa dampak signfikan terhadap perekonomian warga. Sehingga, pembangunan wisata desa ini bisa membuat warga desa Lembu menjadi lebih sejahtera. (cr4/bas)