Kota Semarang Terbanyak Kedua Pengidap HIV

2236

SEMARANG- Selama 14 tahun terakhir, sebanyak 1.490 orang di Jateng meninggal dunia akibat mengidap HIV/AIDS. Data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Semarang mencatat ada sekitar 18.913 orang dengan HIV dan AIDS (ODHA) di Jateng. Dari jumlah tersebut, 10.497 orang mengidap AIDS, sementara sisanya mengidap HIV.

Asisten Pengelola Program KPA Jateng, Gardea Tyas Wardani, menyebutkan, jumlah pengidap HIV/AIDS di Jateng itu masih jauh dari perkiraan KPA pusat.

“Kalau estimasi dari KPA pusat pada 2012 lalu ada sekitar 47.514 pengidap HIV/AIDS di Jateng. Sekarang baru 18.913 orang yang ditemukan. Artinya baru sekitar 37,1 persen,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (5/12).

Gardea menambahkan, penyebaran HIV/AIDS di Jateng sangat memprihatinkan. Ia membeberkan, pada 2017 ini pengidap HIV paling banyak ditemukan di wilayah Brebes mencapai 88 orang. Sedangkan Kota Semarang menjadi wilayah kedua terbanyak ditemukan penderita HIV mencapai 75 orang.

“Untuk pengidap AIDS, paling banyak ditemukan di wilayah Kebumen, yakni 78 orang dan Sragen 57 orang,” tutur Gardea.

Gardea menyebutkan, KPA Jateng saat ini terus berupaya menggelar sosialisasi akan bahaya HIV/AIDS. Mereka berharap dengan sosialisasi itu akan menemukan banyak penderita HIV/AIDS. Sebab, orang yang mengidap HIV/AIDS banyak yang tidak tahu jika mereka terjangkiti. Di sisi lain, kebanyakan dari mereka masih merasa malu untuk melakukan pemeriksaan maupun cek kesehatan.

“Harapan kami sih bisa menemukan lebih banyak pengidap HIV/AIDS. Kalau bisa menemukan lebih banyak, tentu lebih mudah dalam menangani,” tandasnya. (tsa/aro)