Mutasi Pemain Disorot

610
LOLOS: Tim putri Kota Salatiga menang dari Kota Magelang dan mendapatkan satu tiket ke Porprov yang akan digelar di Solo tahun depan. (DHINAR SASONGKO/RADAR SEMARANG)
LOLOS: Tim putri Kota Salatiga menang dari Kota Magelang dan mendapatkan satu tiket ke Porprov yang akan digelar di Solo tahun depan. (DHINAR SASONGKO/RADAR SEMARANG)

SALATIGA – Ketua Umum Perbasi Danny Kosasih menyoroti tajam perpindahan pemain yang marak terjadi menjelang event tingkat provinsi maupun nasional. Hal itu dinilai mengaburkan hasil pembinaan dan menutup pintu bagi atlet daerah untuk berkembang.

“Seperti ajang Porprov kali ini, perpindahan pemain pasti ada. Kalau satu dua itu wajar, namun jika banyak atau bahkan porsinya lebih besar dari pemain lokal, tentu ini sangat memprihatinkan,” jelas Danny, Selasa (5/12).

Dijelaskan dia, Porprov merupakan ajang untuk menunjukkan hasil pembinaan yang selama ini dilakukan. Jika hanya mengandalkan pemain yang diambil dari daerah lain, lanjut Danny, artinya pembinaan tidak berjalan baik. “Meskipun secara administrasi memang sah, namun perlu dikaji lagi,” ujar Danny.

Selain itu, pria yang akrab dengan wartawan itu juga menyoroti kualitas wasit di Jawa Tengah. Secara tegas, ia menyatakan jika Jawa Tengah harus lebih banyak menciptakan wasit yang bagus agar sejalan dengan pembinaan yang dilakukan. “Para wasit di Jawa Tengah ke depan harus lebih bagus lagi sehingga bisa menciptakan kualitas pertandingan yang baik,” papar dia.

Sementara dalam game penentuan tiket Porprov Jateng kemarin, 6 tim putra lolos dan akan bergabung dengan tim Kota Semarang dan Kota Surakarta yang sudah otomatis lolos. Tim putra tersebut adalah Kabupaten Semarang, Karanganyar, Kebumen, Pati, Kudus dan Cilacap.

Kota Salatiga gagal lolos setelah dikalahkan Karanganyar dalam pertandingan yang cukup ketat. Di akhir pertandingan, sempat muncul protes pelatih Salatiga Efri Meldi yang menuding wasit mengambil keputusan yang salah.

Sedangkan untuk tim putri, hingga sore kemarin baru tiga tim yang sudah menyelesaikan pertandingan dan memastikan tiket di Porprov. yakni Kabupaten Semarang, Kendal, dan Salatiga. (sas/ton)