Eksplorasi Ranting di Zaman Now

619
Oleh : Khabibah Ratnaningsih SPd
Oleh : Khabibah Ratnaningsih SPd

“NAAAH ini dia, kayaknya ranting ini oke juga jika dibuat menjadi karya seni,” gumam Ayu sambil matanya langsung berbinar begitu mengamati ranting kayu yang ada di pinggir kebun. Kebetulan ia lagi kebingungan membuat tugas menerapkan ragam hias di media kayu. Begitu melihat ranting, saat itulah muncul ide membuat karya seni dari ranting pohon.

Itulah gambaran seorang siswa yang ingin mengeksplor kreativitasnya dalam mata pelajaran seni budaya agar karyanya tidak terkesan monoton. Banyak ide yang dapat dituangkan menjadi sebuah karya seni dari sebuah media sederhana sekalipun. Ranting/potongan kayu yang biasanya dapat dijumpai di pinggir kebun dapat menjadi salah satu sumber ide dengan diberi sentuhan seni, sehingga menjadi sebuah karya yang kekinian, misalnya gantungan kunci.

Tantangan di zaman now dengan dinamika perubahan yang begitu cepat dalam pernak-pernik karya seni juga semakin kompleks. Di sinilah guru harus berperan dan memberi andil untuk mengimbangi dinamika perubahan teknologi agar tidak terlindas zaman. Guru seni yang kreatif akan mampu membuat pembelajaran seni budaya yang berbeda dan lebih kreatif. Terutama dengan aktivitas pembelajaran yang bersentuhan dengan konteks alam.

Bisa jadi, bukan sesuatu yang baru, bahkan terkesan sudah biasa jika melihat hasil karya yang dibuat oleh seniman, namun tetap terlihat indah, menarik, dan cantik. Bagaimana jika hasil karya seni itu dibuat oleh siswa yang merupakan hasil pembelajaran? Tentu akan menjadi kebanggaan tersendiri dan menjadi sesuatu yang luar biasa bagi siswa. Bahkan pengalaman ini, akan menjadi sejarah yang terukir indah tak terlupakan sepanjang hidupnya.

Dalam kurikulum 13, kelas VII, Kompetensi Dasar (KD) 3.3 dan 4.3 Menerapkan Ragam Hias pada Bahan Kayu pada materi pokok/pembelajaran: Pengetahuan tentang memahami konsep dan prosedur penerapan ragam hias pada bahan kayu. Dengan indikator : membuat benda pakai dan atau benda hias dengan teknik melukis.

Untuk menjawab fenomena tersebut, dapat dicermati kehidupan sehari-hari dalam acara pernikahan, pentas seni ataupun di acara perhelatan lainnya, bahwa souvenir merupakan salah satu kelengkapan yang tidak luput dari perhatian tamu undangan dan akan menjadi sesuatu yang akan dikenang. Souvenir yang penulis maksud adalah terbuat dari ranting.