5.864 Desa Dilatih Buat Laporan

732

SEMARANG – Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Jateng telah memberikan pelatihan pelaporan dana desa kepada 5.864 desa bekerjasama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Pelatihan itu sendiri dilakukan agar desa yang mendapatkan alokasi dana desa lebih transparan saat mengeluarkan anggaran.

Ketua IAI Jateng Tarmizi Ahmad mengatakan pelatihan yang dilakukan berupa bimbingan teknis (bimtek) mengenai Sistem Keuangan Desa (Siskudes) yang dirancang BPKP kepada aparatur desa. Dengan adanya pelatihan tersebut diharapkan pemerintah desa bisa menyusun laporan pengelolaan dana desa, mulai perencanaan, pelaksanaan, hingga penyelesaian atau evaluasi sesuai dengan standar yang ditetapkan.

“Pelatihan itu dilakukan secara bertahap, saat ini sudah ada sebanyak 5.864 desa di Jateng,” katanya saat ditemui disela Pre-Event Peringatan 60 Tahun IAI yang rencananya berlangsung di Semarang pada 14-15 Desember mendatang, Selasa (12/12).

Dengan adanya Siskudes, lanjut dia, komponen yang ada dalam laporan keuangan misalnya saja laba, defisit dan jalur keuangan bisa terlihat sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pengelolaan dana desa. Dalam pelatihan Siskudes, nantinya peran dari akuntan desa adalah memberikan pendampingan kepada perangkat desa dalam menyusun laporan pertanggungjawaban. “Total ada sekitar 7.000 desa, desa yang sudah mendapatkan pelatihan sendiri dilakukan dalam ma kurun waktu 2-3 tahun terakhir yang tersebar dalam 24 kabupaten di Jateng,” bebernya.

Targetnya pada tahun depan, semua desa di Jateng sudah mendapatkan pelatihan Siskudes dan siap untuk diterapkan. Selain itu Siskudes memiliki berbagai kelebihan diantaranya bersifat gratis dan memiliki standar serta disiapkan pendampingan dalam penerapan sistem pelaporan dana desa tersebut. (den/ric)