Anggaran Rp 128 M untuk Atasi Rob

1216
TERENDAM: Proyek rob, diharapkan bisa menanggulangi bencana rob yang rutin diderita warga Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan selama ini. (LUTFI HANAFI /JAWA POS RADAR SEMARANG)
TERENDAM: Proyek rob, diharapkan bisa menanggulangi bencana rob yang rutin diderita warga Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan selama ini. (LUTFI HANAFI /JAWA POS RADAR SEMARANG)

PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan tegaskan bahwa proyek pengendalian Rob dan Banjir dengan nilai sekitar Rp 128 Milyar akan segera dimulai dalam waktu dekat.

“Penandatanganan akan dilakukan di Stadion Hoegeng bersamaan dengan Apel Siaga bencana. Proyek ini ditargetkan rampung pada tahun 2019, besok Jumat (15/12),” ucap Kepala Badan Perencanaan pembangunan, peneletian dan Pengembangan Daerah (Bappeda ) Kota Pekalongan Anita Heru Kusumorini didampingi Sekretaris Bappeda Cayekti Widigdo AP dan Kabag Humas Kota Pekalongan Arif Karyadi, Rabu (13/12) di ruang kerjanya.

Penandatanganan akan dilakukan oleh  Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) Ari Widya Nugroho, Direktur Utama PT Virama Karya (Persero) Jusarwanto dan Pelaksana pengendalian Banjir dan Rob Pekalongan PT Hutama Karya (Persero) Agung Fajarwanto dengan disaksikan kepala Balai besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana Ir Rubhan Ruzziyatna MT, Walikota Pekalongan HM Saelany Mahfudz, Forkompimda, Sekretaris Daerah, dan Perangkat Daerah.

Menurut Anita pelaksanaan proyek pengendalian banjir dan rob Paket III , Pemkot Pekalongan tidak bisa melangkah sendirian. Selain meliputi wilayah Kota dan Kabupaten Pekalongan juga dikarenakan  merupakan proyek dengan skala besar.“Pemkot Pekalongan memohon bantuan dari Pemerintah Pusat dengan difasilitasi  Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” katanya.

Proyek penanggulangan rob yang sudah diimpi-impikan warga Kota Pekalongan bagian utara ini diantaranya akan membuat tanggul mulai kandang Panjang sampai dengan Kali Bremi. “Selain itu juga ada pembuatan parapet di kali Bremi dan Kali Meduri. Serta pembangunan long storage disisi selatan sungai,” tambah Anita.

Saat ini yang sedang dilakukan oleh Pemkot Pekalongan adalah menyelesaikan masalah pembebasan lahan yang akan digunakan. Ditargetkan Minggu ketiga Bulan Desember 2017 ini bisa rampung sehingga bisa mulai pekerjaan konstruksinya.

Diharapkan proyek penanggulan banjir dan rob Kota Pekalongan bisa selesai pada waktunya hingga warga yang selama ini aktifitasnya terganggu karenaa terkena imbas banjir dan rob bisa kembali normal. (han/bas)