Dulu Atlet Gulat, Kini Peringkat 1 MMA Nasional

Agung Yulianto, Wisudawan UNNES yang Menjadi Atlet MMA

1217
BERI SELAMAT: Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman memberikan ucapan selamat kepada wisudawan, Agung Yulianto. (ISTIMEWA)
BERI SELAMAT: Rektor UNNES Prof Fathur Rokhman memberikan ucapan selamat kepada wisudawan, Agung Yulianto. (ISTIMEWA)

Meski sibuk menjadi atlet mix martial art (MMA) atau bela diri campuran, Agung Yulianto tak melupakan pendidikan. Kamis (14/12) lalu, ia telah menyelesaikan kuliahnya dan menjadi salah satu wisudawan Universitas Negeri Semarang (UNNES).

ADENNYAR WYCAKSONO

RIBUAN wisudawan tampak bahagia ketika dinyatakan telah menjadi sarjana oleh Rektor UNNES, Prof Fathur Rokhman, tak terkecuali Agung Yulianto. Pria kelahiran Demak, 21 Juli 1990 itu, lantas menghampiri Fathur Rokhman usai acara wisuda untuk mengucapkan terima kasih.

 Ya, bagi lulusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Rekreasi (PJKR) Fakultas Ilmu Keolahragaan ini, UNNES dianggap sangat berjasa, karena bisa menjadi pintu pembuka karir profesionalnya.

“Sebelum terjun di MMA, saya dulu atlet gulat. Saya belajar gulat sejak SMP. Belum lama ini coba pengalaman berbeda dan kebetulan malah membuat saya bisa membuka karir profesional, berkat didikan dari UNNES juga,” kata Agung.

Saat menimba ilmu di Fakultas Ilmu keolahragaan, ia seakan mendapatkan pengalaman baru di bidang olahraga. Bahkan kini Agung sudah mengenyam prestasi yang cukup mentereng, yakni meraih peringkat 1 MMA Nasional dan sudah mengalahkan banyak petarung tanggung dari daerah lain.

“MMA saya geluti sejak 2015 lalu, alasannya adalah saya ingin keluar dari zona nyaman, yakni di gulat, dan ingin mendapatkan pengalaman baru di dunia MMA,” ucapnya.

Latihan keras dan disiplin yang tinggi, akhirnya menjadikan dirinya atlet MMA profesional, bahkan ia bertarung di sejumlah arena. Tetapi yang membuatnya dikenal luas adalah pertarungannya di One Pride Mix Martial Art yang ditayangkan sebuah stasiun televisi swasta nasional.