PKB Ajukan Gus Yusuf

840

SEMARANG – Turunnya rekomendasi Partai Gerindra kepada Sudirman Said mulai menghangatkan peta politik Pilgub Jateng. Berbagai komentar dan dorongan siapa pendamping Sudirman pun mulai bermunculan.

Struktur Gerindra sendiri juga mulai mencarikan jodoh bagi calonnya itu. Ketua Fraksi Gerindra DPRD Demak H Mu’ti Kholil menuturkan, keputusan DPP mengusung Sudirman Said harus segera ditindaklanjuti. Kultur masyarakat Jateng yang religius harus diimbangi dengan calon yang memiliki tradisi ulama dan santri yang kuat. Sejauh ini, Gerindra berharap, Ketua DPW PKB Jateng KH Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) bisa menjadi calon wakil gubernur mendampingi Sudirman. “Saya kira ini perpaduan yang pas, kami kerjanya enak di bawah. Gus Yusuf memiliki basis yang sangat kuat. Beliau representasi ulama dan santri. Dan PKB juga pemenang kedua di Jateng,” tuturnya.

Menanggapi “lamaran” Gerindra tersebut, Sekretaris DPC PKB Demak Zayinul Fatah mengatakan, sejauh ini PKB belum berubah untuk mengusung yang lain kecuali Marwan Jafar. “Kami terus bekerja untuk terus mensosialisasikan Pak Marwan Jafar. Beliau juga masih rajin ke daerah. Sebelum ada perintah lain dari DPP, kami masih terus bekerja untuk Pak Marwan sebagai cagub Jateng,” tandasnya.

Zayin menambahkan, wacana dari Gerindra merupakan hal yang lumrah dalam situasi menjelang pilgub. Sebagai partner di Demak, Zayin menghargai rencana Gerindra itu. “Kami tentu berbangga, Ketua DPW PKB Jateng dicalonkan menjadi cawagub mendampingi Pak SS. Tapi sekali lagi, kami menunggu keputusan DPP PKB,” paparnya.

Ketua DPC PKB Batang Fauzi Falas mengatakan, munculnya tawaran dari Gerindra harus secepatnya direspons DPW dan DPP. Pihaknya sangat berharap Marwan Jafar tetap sebagai cagub Jateng. Namun, jika ada koalisi politik yang lebih menguntungkan, harus diambil. “Perintahnya hingga kini tetap kita kampanyekan Marwan Jafar sebagai cagub. Jika nantinya ada keputusan lain, kami patuh. Saya hanya berharap sebagai pemenang kedua di Jateng, PKB jangan hanya jadi suporter partai lain,” ujarnya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren AlMuttaqin Pemalang KH Muhtar AlHafidz menyatakan Gus Yusuf adalah figur paling layak mendampingi Sudirman Said. “Bila Jateng mau kondusif, ya harus dipimpin santri. Pak Sudirman mewakili kaum nasionalis, Gus Yusuf representasi kalangan religius. Gus Yusuf selain Ketua Partai, juga ulama dan sangat membasis di kalangan nahdliyin. Perpaduan yang afdhol,” ujarnya. (ric)