Pelajar Asing Promosikan Wisata Indonesia

720
PRESENTASI KEBUDAYAAN : Salah satu peserta Internasional Competition & Exhibition 2017 dari Ukraina sedang memamerkan budaya dari negara asalnya. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PRESENTASI KEBUDAYAAN : Salah satu peserta Internasional Competition & Exhibition 2017 dari Ukraina sedang memamerkan budaya dari negara asalnya. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Sebanyak 40 pelajar asing dari 22 negara mengikuti Internasional Competition & Exhibition 2017 yang digelar lembaga pendidikan Bahasa Inggris LIA, Pemkot Semarang, dan Kementerian Pariwisata RI untuk mengikuti lomba presentasi wisata Indonesia dengan menggunakan Bahasa Indonesia. Acara digelar di Grand Maerakaca, Minggu (17/12).

Ketua Pengurus Yayasan LIA Hendarji Supandji mengatakan keiikutsertaan siswa asing dari Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan fungsi Bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional. “Selain diikuti siswa asing, juga digelar lomba show & tell, story telling untuk anak-anak Indonesia. Jumlahnya sekitar 500 siswa dari tingkat SD sampai SMA,” katanya.

Ia menerangkan tujuan digelarnya acara tersebut untuk meningkatkan kemampuan dan menggali potensi kemampuan komunikasi dengan bahasa asing. “Kami harap dengan kompetisi ini, anak Indonesia bisa membuka peluang untuk meningkatkan kemampuan bersaing di dunia global,” tuturnya.

Sementara itu, siswa BIPA asal Ukraina, Kateryna Guselnykova, menerangkan potensi kebudayaan dan pariwisata Indonesia sangat luar biasa. Ia pun antusias untuk mempelajari Bahasa Indonesia dan akan menularkannya ketika kembali ke Ukraina. “Budaya di Indonesia sangat berbeda, makanan, seni dan banyak lagi. Saya pun sangat bangga bisa mempelajarinya,” tuturnya.

Selain mempelajari budaya Indonesia, Kateryna juga mengenalkan budaya Ukraina kepada anak-anak Indonesia. Stan yang didirkannya pun banyak dihampiri siswa asal Indonesia. (den/hid/ric)