Siswa Titipan Jadi PR Dewan Pendidikan

844

MAGELANG– Kepengurusan Dewan Pendidikan Kota Magelang periode 2012-2017 akan berakhir pada Desember ini. Persoalan masih adanya siswa titipan menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Dewan Pendidikan yang baru.

“Masalah siswa titipan sampai saat ini masih ditemui. Kami tidak membantahnya, memang ada meski porsinya tidak banyak. Namun cukup mengkhawatirkan. Nantinya ini merupakan bagian dari tugas Dewan Pendidikan adalah menegakkan aturan, salah satunya jangan sampai ada siswa titipan,” tegas Ketua Dewan PendidikanKota Magelang Prof Dr Sukarno, Senin (18/12).

Sukarno yang telah menjabat dua periode sebagai Ketua Dewan Pendidikan menyebutkan, Dewan Pendidikan adalah independen dan berisikan orang-orang yang tidak mempunyai kepentingan apapun selain persoalan pendidikan. “Banyak tantangan lainnya, terutama penerapan masalah rayonisasi yang menimbulkan polemik hingga sekarang,” beber Sukarno.

Sistem rayonisasi dalam penerimaan siswa baru yang sudah diterapkan Pemprov Jawa Tengah untuk tahun akademik 2017/2018 lalu merupakan tantangan pengurus baru. Sebab pengurus lama sudah mengusulkan ke Pemprov agar sistem rayonisasi ditinjau kembali. “Nah, pengurus baru nanti saya harap bisa mengawal itu. Terus dikawal, harus!,” tegas Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tidar Magelang itu.

Pendaftaran calon anggota Dewan Pendidikan masih dibuka hingga 22 Desember mendatang. Calon anggota bisa diusulkan dari tiap organisasi profesi pendidikan, profesi nonpendidikan atau organisasi kemasyarakatan.

“Jumlah pengurus hanya 11 orang. Kalau pendaftarnya hanya 11 orang atau 15 orang bisa langsung dikukuhkan. Tapi, kalau pendaftar sampai 22 orang akan dilakukan fit and proper test. Syaratnya tentu memiliki kemampuan dan kecakapan di bidang pendidikan. Itu yang sangat terpenting,” imbuh Sukarno.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang Taufik Nurbakin menjelaskan, Dewan Pendidikan adalah mitra pemerintah dalam upaya memajukan dunia pendidikan. “Saya harap pengurus baru nanti bisa lebih baik dari sebelumnya dan ikut membantu kemajuan pendidikan di Kota Magelang,” jelas Taufik. (cr3/ton)