Amankan 142 Preman, Miras dan Petasan

862
AMANKAN MIRAS: Kapolres Demak AKBP Maesa Soegriwo bersama Kasatreskrim AKP Tri Agung gelar perkara berbagai kasus yang ditangani hasil operasi pekat jelang Natal dan Tahun Baru 2018, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
AMANKAN MIRAS: Kapolres Demak AKBP Maesa Soegriwo bersama Kasatreskrim AKP Tri Agung gelar perkara berbagai kasus yang ditangani hasil operasi pekat jelang Natal dan Tahun Baru 2018, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Jajaran Polres Demak berhasil menangani berbagai kasus hasil operasi pekat menjelang Natal dan Tahun Baru 2018. Kemarin, Kapolres Demak AKBP Maesa Soegriwo dan Kasatreskrim AKP Tri Agung memaparkan hasil pekat tersebut di Mapolres Demak.

Menurut Kapolres, dalam operasi pekat tersebut, setidaknya ada empat sasaran yang dituju. Yaitu, pemberantasan minuman keras (miras), aksi premanisme, perjudian dan petasan. Dalam operasi miras pihak kepolisian menyita sebanyak 2871 botol berbagai merek.

Operasi miras ini juga dilakukan jajaran polsek. Sedangkan, untuk premanisme, tercatat ada 142 preman yang berhasil diamankan. Mereka terciduk operasi karena berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat. “Untuk kasus judi togel ada 6 kasus yang ditangani dengan 7 tersangka,” katanya didampingi Kasubag Humas AKP Binuka.

Judi togel antara lain diungkap diwilayah Kecamatan Karangawen, Sayung, Mranggen, Mijen dan Guntur. Dalam operasi togel ini, disita barang bukti (BB) berupa uang tunai sebesar Rp 2.769.000, beberapa bendel kupon togel, 9 buah handphone (HP), beberapa bolpoint, lembar kertas ramalan serta rekapan nomor togel.

Polisi juga telah mengungkap kasus pembuatan petasan dengan lokasi di Mranggen dan Sayung. Barang buktinya berupa 4 renteng petasan berbagai jenis serta 114 bungkus petasan berbagai merek. “Operasi pekat ini berjalan sejak 7 Desember hingga 20 Desember ini,”ujar Kapolres AKBP Maesa Soegriwo, kemarin.  (hib/bas)