Perluas Jangkauan Dana Bergulir

1082
KERJASAMA : Dari kiri ke kanan Direktur Bisnis Pinjaman Jamkrindo Amin Mas'Udi, Direktur Keuangan, Investasi dan Manajemen Risiko I. Rusdonobanu, Direktur Utama LPDB KUMKM Braman Setyo dan Direktur Bisnis LPDB Iman Pribadi menunjukkan nota kesepahaman. (NURUL PRATIDINA / JAWAPOS RADAR SEMARANG)
KERJASAMA : Dari kiri ke kanan Direktur Bisnis Pinjaman Jamkrindo Amin Mas'Udi, Direktur Keuangan, Investasi dan Manajemen Risiko I. Rusdonobanu, Direktur Utama LPDB KUMKM Braman Setyo dan Direktur Bisnis LPDB Iman Pribadi menunjukkan nota kesepahaman. (NURUL PRATIDINA / JAWAPOS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) memperluas jangkauan pembiayaan. Salah satunya melalui kerjasama dengan Perusahaan Umum (Perum) Jaminan Kredit Indonesia.

Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM, Braman Setyo mengatakan sejak tahun 2008 pihaknya telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 8,49 triliun kepada 4.300 mitra yang melayani lebih dari 1 juta pelaku UMKM di seluruh Indonesia. “Namun demikian, data yang kami miliki hampir sekitar 65 persen dana LPDB-KUMK masih bergulir di pulau Jawa saja,” ujarnya, kemarin.

Akses dana bergulir ini masih dirasa sulit di daerah-daerah luar Jawa. Salah satu alasannya karena LPDB-KUMKM tidak memiliki kantor cabang untuk melayani pelaku usaha di daerah. Padahal, pihaknya berkeinginan untuk turut mengatasi kendala Koperasi dan UMKM dalam mengakses sumber pembiayaan.

Oleh karena itu, pihaknya menggandeng Jamkrindo dan Jamkrida dalam rangka perluasan jangkauan dana bergulir. “Kami berharap dengan adanya kerjasama ini pelaku UMKM dapat mengakses informasi, pendampingan dan pembiayaan LPDB-KUMKM tanpa harus jauh-jauh ke Jakarta,” ujarnya.

Direktur Keuangan, Investasi dan Manajemen Risiko I. Rusdonobanu mengatakan penandatangan Nota Kesepahaman atas Penjaminan (Kafalah) Pembiayaan skema Konvensional dan Syariah Perum Jamkrindo dan LPDB-KUMKM untuk melengkapi kerjasama Perum Jamkrindo dan LPDB-KUMKM skema Penjaminan Pembiayaan Konvensional yang sudah dilakukan sejak tahun 2014. Penandatanganan Nota Kesepahaman atas Penjaminan (Kafalah) Pembiayaan skema Syariah diharapkan mampu memberikan kemudahan dari aspek perkuatan modal bagi KUMKM berbasis Syariah.

Pembiayaan tentunya dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja masing-masing pengemban kepentingan baik peningkatan realisasi pembiayaan oleh LPDB-KUMKM. Selain itu Perum Jamkrindo dalam kerjasama ini sebagai penyegaran Konvensional dan perluasan ke syariah dengan memberikan kesempatan dan peran bagi LPDB-KUMKM untuk memanfaatkan jumlah dan sebaran outlet atau jaringan Perum Jamkrindo untuk meraih potensi pengembangan KUMKM seluruh indonesia.

“Pelaksanaan Nota Kesepahaman ini merupakan bentuk sinergi dalam mendukung para pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya,” ujarnya. (dna/ric)