Waspadai Kedatangan Simpatisan Teroris

751
PERIKSA PASUKAN: Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito bersama Kapolres Magelang Kota AKBP Kristanto Yoga Darmawan memeriksa pasukan dan kendaraan saat apel gelar pasukan di Alun-alun Kota Magelang, Kamis (21/12). (AGUS HADIANTO/JAWA POS RADAR KEDU)
PERIKSA PASUKAN: Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito bersama Kapolres Magelang Kota AKBP Kristanto Yoga Darmawan memeriksa pasukan dan kendaraan saat apel gelar pasukan di Alun-alun Kota Magelang, Kamis (21/12). (AGUS HADIANTO/JAWA POS RADAR KEDU)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG — Keberadaan dua narapidana teroris di Lapas Kelas IIA Kota Magelang, menjadi perhatian khusus Polres Magelang Kota menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Sebab, diindikasikan simpatisan kedua teroris tersebut, berdatangan di Kota Magelang. Kapolres Magelang Kota, AKBP Kristanto Yoga Darmawan, Kamis (21/12) kemarin, di sela-sela apel gelar Pasukan Lilin Candi membenarkan telah ada indikasi kedatangan para simpatisan kedua narapidana tersebut ke wilayah Magelang.

“Beberapa di antaranya (simpatisan) sudah ada indikasi datang ke Magelang. Namun masih dalam pantauan kami dan tidak ada indikasi perbuatan-perbuatan lainnya,” kata Kristanto. AKBP Kristanto menyebut, dua narapidana tersebut merupakan jaringan ISIS kelompok Solo dan jaringan ISIS kelompok Sumatera. “Keberadaan dua narapidana teroris itu memiliki kerawanan tersendiri, tapi kita sudah antisipasi dengan kegiatan, baik preemtif, preventif, maupun jaringan intelijen yang telah kita siapkan. Kita tetap waspadai itu,” jelas Kristanto.

Disinggung pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru, Kristanto menjelaskan, sebanyak 391 personel telah disiagakan. Mereka merupakan pasukan gabungan, dengan tiga Pospam. Yaitu, Simpang Tiga Kebonpolo, depan Gardena Jalan A Yani, dan Simpang Tiga Hotel Trio Jalan Jendral Sudirman. Ratusan personel tersebut ditempatkan di titik-titik rawan. Utamanya gereja yang menjadi tempat perayaan Natal.

“Ada delapan gereja yang menjadi prioritas pengamanan kita. Gereja-gereja tersebut menjadi prioritas, karena memiliki jumlah jemaat banyak, karakteristik kantor parkir yang tidak mencukupi, dan seringnya kegiatan ibadah yang dilaksanakan.”

Langkah pengamanan, lanjut Kristanto, pihaknya melakukan sterilisasi kegiatan gereja, patroli bersama tim gabungan, dan pelibatan unsur pengaman dari internal gereja. “Kita mengantisipasi terror, baik dalam pelaksanaan ibadah maupun sentra ekonomi di Kota Magelang. Petugas berseragam yang ada di lapangan nantinya akan dicover oleh yang tidak berseragam.”

Terpisah, Komandan Kodim 0705/Magelang Letkol (Inf) Hendra Purwanasari mengatakan, pihaknya telah menyiagakan seluruh personel dalam menjaga situasi dan kondisi sebelum, selama, dan sesudah Natal dan Tahun Baru. Kodim 0705/Magelang siap mem-back up kepolisian dan membantu Pemkot dalam perayaan Natal dan Tahun Baru. “Sekitar 250 personel akan masuk dalam pengamanan Natal. Personel Kodim akan bergabung dengan Polri, Satpol PP dan unsur pengamanan lain.”

Ia menegaskan, segala bentuk perizinan dan cuti sementara ditiadakan selama perayaan Natal dan Tahun Baru. “Selain itu, sudah kami perintahkan, seluruh Babinsa Kodim Magelang yang berada di wilayah juga memantau situasi dan kondisi di wilayah yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya.” (cr3/isk)