Pendaftar PPL Minim, Rekrutmen Diperpanjang

1372

“Sebenarnya animo masyarakat sangat tinggi namun mereka juga terkendala umur. Banyak peminat masih berusia di bawah 25 tahun, padahal syarat usia minimal adalah 25 tahun.”

Sumarni Aini Chabibah – Komisioner Panwaskab Magelang

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Proses rekrutmen panitia pengawas lapangan (PPL) tingkat desa di Kabupaten Magelang masih minim peminat. Sejumlah desa belum ada pendaftar sehingga harus diperpanjang.

Penut upan pendaftaran sedianya dilakukan Kamis (28/12) lalu. Namun akhirnya diperpanjang hingga tanggal 2 Januari 2018. “Sesuai petunjuk teknis kita lakukan perpanjangan untuk rekrutmen PPL,” kata Komisioner Panwaskab Magelang Sumarni Aini Chabibah, Jumat (29/12).

Dia mengatakan sesuai juknis Bawaslu Jawa Tengah perihal pembentukan Panwaslu Desa, setiap desa minimal ada tiga pendaftar. Kuota ini dimaksudkan agar ada kompetesi sehat dalam seleksi Panwaslu.

Menurut Aini desa yang sudah memiliki minimal pendaftar tiga maka pendaftaran akan langsung ditutup. Disebutkan pendaftaran Panwaslu Desa ini dibuka sejak 23 Desember hingga 28 Desember 2018.

Disebutkan ada sejumlah kendala kenapa minat masyarakat menjadi pengawas pemilu desa tidak setinggi pada saat seleksi Panwascam. Yakni di antaranya masa pendaftaran yang dilakukan menjelang akhir tahun sehingga banyak tanggal merah.

“Sebenarnya animo masyarakat sangat tinggi namun mereka juga terkendala umur. Banyak peminat masih berusia di bawah 25 tahun, padahal syarat usia minimal adalah 25 tahun. Banyak juga yang terkendala larangan hubungan pernikahan dengan sesama penyelenggara pemilu,” kata Aini.

Aini menegaskan pendaftar Panwaslu Desa tidak boleh terikat dengan partai politik mana pun. Alasannya, partai politik adalah peserta pemilu sementara Panwaslu Desa adalah penyelenggara pemilu. “Ibarat pertandingan sepak bola, Panwaslu Desa adalah wasit sehingga tidak boleh ikut bermain bola,” kata Aini.

Berdasarkan data Panwaskab Magelang hingga Kamis (28/12) malam jumlah pendaftar di Kecamatan Salaman ada 31 orang, Borobudur (31), Ngluwar (16), Salam (24), Srumbung (28), Dukun (25), Sawangan (18), Muntilan (28), Mungkid (23), Mertoyudan (42), Tempuran (20), Kaliangkrik (39), Kajoran (59), Bandongan (34), Candimulyo (42), Pakis (29), Tegalrejo (39), Ngablak (29), Grabag (38), Secang (50), dan Windusari (53).

“Jumlah pendaftar masih terus bertambah karena di hari terakhir pendaftaran kami buka hingga pukul 24.00. Silakan bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam pemilu untuk mendaftar ke Panwascam di kecamatan masing-masing. Seleksi ini terbuka untuk umum. Siapapun boleh mendaftarkan diri,” kata dia. (vie/lis)