Bisa Diambilkan PPL dari Kelurahan Lain

895

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Meski telah diundur, namun pendaftaran calon anggota Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) di Kota Salatiga belum signifikan bertambah. Panwas telah menyiapkan langkah untuk mengantisipasi jika sampai akhir pendaftaran Selasa (2/1) ini ternyata belum memenuhi harapan.

Panwas sangat berharap setiap kelurahan nantinya ada satu orang PPL atau dibutuhkan 23 orang di Kota Salatiga. Untuk seleksi penerimaan, setiap kelurahan setidaknya harus ada tiga pelamar. “Namun bila kurang maka kita menyiapkan beberapa alternatif namun tetap berupaya maksimal dahulu,” terang ketua Panwas Kota Salatiga Agung Ari Mursito.

Jika di kelurahan tertentu hanya ada satu pelamar, lanjut Agung, maka pihaknya akan menerimanya. Namun, Panwas memiliki pekerjaan rumah berupa target kualitas pelamar. Sementara jika ada kelurahan yang tidak ada pelamarnya, maka Panwas akan mengambil calon dari kelurahan lain untuk menjadi PPL di kelurahan yang kosong pendaftar. Tentunya dengan melihat kualitas dan kapasitas pelamar.

“Jadinya, Panwas kota dan kecamatan nantinya harus bekerja keras agar pelamar PPL memenuhi kriteria yang diharapkan. Sehingga dalam waktunya bekerja nanti bisa optimal dan memperoleh hasil yang maksimal,” jelas Agung melalui telepon pribadinya.

Sebagaimana diketahui, lowongan PPL di Kota Salatiga minim pelamar. Akhirnya, Panwas memperpanjang pendaftaran hingga 2 Januari. Hal ini dilakukan agar bisa mendapatkan pelamar dengan jumlah yang memadai. PPL bertugas mengawasi jalannya proses pemilihan, sosialisasi calon serta mencegah adanya pelanggaran pemilu. Honor setiap PPL sebesar Rp 900 ribu dan bertugas selama enam bulan. (sas/ton)