Hasilkan 3 Ton Sampah

Warga Kaget Tahu Dana Air Mancur Rp 4,9 Miliar

1487
JADI TONTONAN: Air Mancur menari atau dancing fountain memukau sekitar 10.000 orang yang memadati Alun-Alun Kota Magelang dalam perayaan Gebyar Pariwisata Malam Tahun Baru 2018, Minggu (31/12) malam. (AGUS HADIANTO/JAWA POS RADAR KEDU)
JADI TONTONAN: Air Mancur menari atau dancing fountain memukau sekitar 10.000 orang yang memadati Alun-Alun Kota Magelang dalam perayaan Gebyar Pariwisata Malam Tahun Baru 2018, Minggu (31/12) malam. (AGUS HADIANTO/JAWA POS RADAR KEDU)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Momen car free night pada Gebyar Pariwisata Malam Tahun Baru 2018, Minggu (31/12/2017) malam, di Alun-alun Kota Magelang, menghasilkan 3 ton sampah. Banyaknya tumpukan sampah, menunjukkan sebagian warga Magelang, belum sepenuhnya sadar membuang sampah pada tempatnya. Pantauan Jawa Pos Radar Kedu, di beberapa titik, tampak menumpuk sampah di sejumlah ruas jalan. Sampah-sampah berserakan. Botol plastik, kertas koran, sisa makanan, tercecer di mana-mana.

Kepala Bidang Pengelolaan dan Penanganan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang, R. Jaka Prawispara, Senin (1/1) kemarin, membenarkan pihaknya bekerja ekstra keras membersihkan dan mengangkut sampah yang mencapai sekitar 3 ton di sekitar kawasan Alun-Alun Kota. Jaka mengatakan, tumpukan sampah hampir merata di kawasan Alun-Alun. Terbanyak, di area lingkaran Alun-Alun. “Beberapa titik banyak sekali sampah yang bertumpuk. Malah di beberapa ruas jalan, juga banyak sampah yang dibuang sembarangan.”

Setelah kegiatan selesai, kata Jaka, tim dari DLH langsung membersihkan sampah-sampah tersebut. “Tim bekerja sejak pukul 02.00 hingga 05.00, hingga kawasan Alun-Alun bersih.” Jaka melanjutkan, pihaknya sudah memprediksi acara malam Tahun Baru bakal dipenuhi sampah. DLH sejatinya sudah mengantisipasi, dengan menyediakan tambahan bak dan gerobak sampah. “Kami juga sampaikan kepada panitia acara, agar pengunjung membuang sampah pada tempatnya. Namun memang para pengunjung sulit untuk disadarkan, karena dari luar daerah pun, tumplek blek di Alun-Alun.”

Selama operasi pembersihan sampah, DLH menerjunkan 45 personel Tim Sapu Jagad plus 30 petugas kebersihan Alun-Alun. “Total ada 75 personel yang kami kerahkan untuk membersihkan sampah.” Rinciannya, unit pengangkut satu truk, 5 unit mobil; dan puluhan gerobak sampah. “Sampah yang ada sekitar 3 ton,” jelas Jaka.

Disinggung adanya edaran dari Menteri Lingkungan Hidup terkait sampah momen Tahun Baru, Jaka membenarkan bahwa data sampah yang dikumpulkan, rencananya akan dikirim ke Dinas DLHK Provinsi Jateng. Selanjutnya, dikirim ke Jakarta. Pengiriman data sampah, berdasar Surat Edaran Nomor SE.5/MENLHK/PSLB3/PLB.0/12/2017 tentang Imbauan Bersih Sampah pada Perayaan Malam Tahun Baru 2018.

“Rencananya Kementerian akan melakukan evaluasi tentang adanya sampah yang dihasilkan pada malam Tahun Baru, dibandingkan sampah yang dihasilkan pada hari biasa. Nantinya, semua sampah akan dikirim ke Jakarta.”