Kontraktor Trotoar Terancam Black List

1370
BELUM SELESAI : Kondisi trotoar di Jalan Fatmawati, Senin (1/1) yang masih bolong-bolong karena belum semua keramik terpasang dengan rapi. (DHINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BELUM SELESAI : Kondisi trotoar di Jalan Fatmawati, Senin (1/1) yang masih bolong-bolong karena belum semua keramik terpasang dengan rapi. (DHINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Kalangan dewan mempertanyakan proyek pembangunan trotoar di sepanjang Jalan Jendral Sudirman dan Jalan Fatmawati yang dinilai belum selesai. Padahal, saat ini sudah melewati tanggal batas akhir pengerjaan proyek tersebut. Mereka meminta pemkot tegas menyikapi permasalahan ini.

Anggota Komisi C (Pembangunan) DPRD Kota Salatiga Suniprat menandaskan, rekanan pemkot yang tidak selesai dalam mengerjakan proyek harus mendapatkan sanksi. Dan jika keterlaluan, sudah saatnya rekanan itu masuk daftar hitam alias di-black list.

“Kalau tidak selesai mestinya kena penalti. Dan rekanan yang tahun ini tidak selesai dalam mengerjakan pekerjaannya, harus dicatat dan jika perlu masuk ke black list saja,” tegas politisi PDIP tersebut. Berkait dengan pengerjaan trotoar, rencananya pada Selasa (2/1) ini dewan akan meninjau lokasi untuk melihat langsung dan menentukan sikap.

Dalam pantauan wartawan, pada proyek trotoar tersebut memang ada beberapa pekerjaan yang belum selesai. Pemasangan keramik belum tuntas sehingga masih banyak lokasi yang berlubang serta ada yang belum dipasangi lampu hiasan. Selain itu, banyak bola beton yang belum tertata.

Di sisi lain, warga juga ada yang mempertanyakan pemasangan guiding block bagi penyandang tunanetra yang tidak berada di tengah trotoar, melainkan mepet dengan pot. Bahkan ada trotoar yang akses jalannya nyaris tertutup oleh pohon. “Kalau seperti ini, orang yang berjalan kaki kemungkinan turun ke bahu jalan karena sangat sempit,” jelas Septa, 42, warga Sidorejo.

Sayangnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Salatiga Agung Hendratmiko hingga kemarin sore belum bisa dikonfirmasi. Namun pada jumpa pers yang digelar Humas Setda Pemkot beberapa waktu lalu disebutkan jika seluruh pekerjaan akan selesai pada 31 Desember 2017.

Sebagaimana diketahui, Pemkot menggelontorkan dana besar untuk mempercantik wajah kota dengan membangun sejumlah trotoar. Di tahun 2017, dana yang digelontorkan mencapai angka Rp 37 miliar. Pembangunan trotoardi Jalan Jenderal Sudirman mulai dari depan Bank Salatiga hingga depan kampus UKSW dan Jalan Fatmawati di batas kota Blotongan serta Jalan Hasanudin.

Pembangunan wajah kota dengan membangun trotoar ini akan terus berlanjut, karena di tahun 2018 ini, DPU sudah menganggarkan Rp 106 miliar untuk membangun trotoar di sejumlah lokasi. Antara lain di Jalan Sukowati, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Adi Sucipto, Jalan Kartini Margosari (sebelah utara), Mangunsari, dan Jalan Hasanudin. (sas/ton)