Sabar Hadapi Anak-Anak yang Terbiasa Bicara Kasar dan Kotor

Lebih Dekat dengan Komunitas Sahabat Tenggang (KST) Semarang

1070

Namun demikian, kehadiran KST telah memberikan dampak positif untuk Kampung Tenggang. Selain menjadi lebih ramai karena banyak kegiatan belajar dan bermain anak-anak, juga lebih berwarna dengan kehadiran para volunter. Tak dipungkiri, dengan usia komunitas yang sudah masuk lima tahun, banyak suka duka yang dialami. Di antaranya saat volunter yang datang sedikit, karena sibuk skripsi dan tugas kuliah maupun sekolah. Kemudian volunter datang dan, pergi seperti komunitas pada umumnya. “Sukanya kampung ini jadi lebih ramai, karena sering dibuat kegiatan mahasiswa. Adik-adik disini juga terwadahi untuk belajar dan bermin,” keluhnya.

Dikatakannya total volunter yang sudah bergabung sejak pertama KST berdiri, untuk sekedar membantu mengajar ada sekitar 50 orang. Ia juga mengaku komunitasnya rutin melakukan kampanye via media sosial dengan cara mengajak siapa saja yang memiliki pengetahuan untuk berbagi terhadap anak binaannya.

Komunitas ini memiliki website, www.sahabattenggangsemarang.org, kemudian twitter: @sahabattenggang, instagram: @sahabattenggangsmg, facebook dengan nama: sahabat tenggang semarang, line: aoe0557. (*/ida)