Muncul Wacana USBN Tingkat SD

799

“Kepala sekolah dan UPT diminta siap-siap. Dalam waktu dekat, akan ada pemberitahuan secara resmi.”

Taufiq Nurbakin – Kepala Dinas P dan K Kota Magelang

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Magelang hingga kini belum menerima informasi resmi terkait kebijakan baru Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP) yang membahas ujian akhir siswa Sekolah Dasar (SD). Meski begitu, kabar akan diberlakukannya 8 mata pelajaran yang diujikan, sudah menjalar hingga ke Kota Magelang.

Keputusan ini mengganti pelaksanaan Ujian Sekolah (US) menjadi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Dari yang dulunya hanya tiga mata pelajaran, bertambah menjadi delapan. Yakni: Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, PKN, Seni Budaya dan Prakarya, Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, serta Agama.

“Kita belum terima surat resminya, tapi di forum-forum seminar sudah sering disampaikan,” kata Kepala Dinas P dan K, Kota Magelang, Taufiq Nurbakin, Selasa (2/1) kemarin.

Taufik telah mengkofirmasi ke Provinsi Jateng terkait berita tersebut. Amanat yang diterimanya, para guru harus siap-siap untuk mengarah ke sana. “Kepala sekolah dan UPT diminta siap-siap. Dalam waktu dekat, akan ada pemberitahuan secara resmi.”

Soal pro dan kontra kebijakan ini, Taufiq memilih mendukung apapun keputusan itu. Menurut Taufik, setiap aturan baru, pasti telah melalui kajian dari para pakarnya.

Ia meminta masyarakat (orang tua, Red) untuk ikut mendukung kebijakan tersebut. Terlebih, dengan diberlakukannya 8 mata pelajaran, tidak ada mata pelajaran tertentu yang terkesan “diistimewakan”. Sebab, semua mata pelajaran perlu dilakukan evaluasi. (put/isk)